Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah mengubah kebijakannya mengenai dekontaminasi beberapa masker N95, terutama yang digunakan oleh tenaga kesehatan, Minggu (7/6/2020).
FDA mengimbau kepada para tenaga medis untuk tidak memakai ulang masker N95 tertentu yang dibuat oleh China.
Kekurangan masker N95 di tengah pandemi Covid-19 telah mendorong pelonggaran aturan oleh FDA dalam bentuk otoritasi penggunaan darurat.
Masker jenis ini, memang khusus digunakan oleh tenaga kesehatan, terutama bagi mereka yang langsung menangani pasien Covid-19.
Alat pelindung satu ini dapat menyaring virus, tidak seperti masker kain dan bedah, yang dianjurkan untuk dipakai oleh masyarakat demi mengurangi risiko terinfeksi virus corona.
Dilaporkan New York Times, pemerintah Amerika telah mengizinkan penggunaan masker yang digunakan di negara lain akibat khawatir kekurangan pasokan.
Tetapi izin ini belum disetujui oleh Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH). Itu juga memungkinkan penggunaan kembali masker N95 setelah dekontaminasi.
Sekarang, FDA mengatakan masker tertentu yang diproduksi di China masih dapat digunakan dalam kondisi darurat, tetapi tidak boleh dipakai ulang.
Daftar masker yang diizinkan tetapi tidak boleh dipakai ulang mencakup sejumlah model dari 3M yang diproduksi di China.
Baca Juga: Donald Trump Kunjungan Tanpa Masker, Pabrik Tes Swab Buang Hasil Produksi
Berdasarkan hasil pengujian oleh NIOSH, yang merupakan bagian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (AS), beberapa respirator yang dibuat di China mungkin bervariasi dalam desain dan kinerjanya.
Pengumuman ini juga mencakup sejumlah perubahan dalam otorisasi darurat, beberapa melibatkan penggunaan sistem dekontaminasi. Semua hal tersebut dimaksudkan untuk keselamatan dalam penggunaan masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?