Suara.com - Hadi Pranoto menjadi salah satu sosok yang dibicarakan di media sosial.
Pasalnya, lelaki yang mengaku sebagai ahli mikrobiologi tersebut, secara terang-terangan mengatakan telah menciptakan antibodi Covid-19 yang bukan hanya dapat mencegah Covid-19, tapi juga mengobatinya.
Klaim tersebut ia ungkapkan melalui sebuah video berdurasi lebih dari 30 menit yang diunggah oleh akun YouTube Dunia MANJI.
Meski video tersebut telah dihapus oleh YouTube, namun Suara.com telah merangkum ragam klaim Hadi Pranoto yang ia ungkapkan di video tersebut lewat berita berikut.
Salah satu hal yang ia ungkapkan adalah, bagaimana produk 'herbal' antibodi Covid-19 telah disebarkan di seluruh Indonesia.
Hadi mengatakan sebanyak 250 ribu antibodi Covid-19 sudah disalurkan ke Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan hingga masuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.
Tapi, apakah benar demikian?
Suara.com mencoba menghubungi dua dokter yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.
Kedua dokter tersebut adalah dokter spesialis paru-paru--Dr. Arief Riadi Arifin, SpP, MARS, FISR serta dr. Saut Halomoan Manulang, SpB(K), FCD.
Baca Juga: Klaster Perkantoran Meningkat, Ini Cara Buat Kantor Lebih Aman
Sebagai dokter yang bertugas di sana, Arief yang juga didaulat sebagai Koordinator Dokter Spesialis Paru BNPB dan RSD Wisma Atlet mengatakan bahwa dirinya tak tahu menahu dengan obat yang dimaksud Hadi.
"Saya tidak pernah pernah tau obat atau herbal yang dimaksud Hadi tersebut. Kalau obat atau herbal yang diberikan harus melalui komisi etik Rumah Sakit," kata Arif kepada Suara.com, Minggu (2/8/2020).
Jawaban serupa diucapkan oleh Manulang. Ia bahkan meminta masyarakat untuk tidak kadung percaya dengan 'wawancara yang tidak bertanggungjawab'.
"Jangan percaya wawancara tidak bertanggung jawab. Sampai saat ini belum ada obat khusus spesifik untuk menyembuhkan Covid-19. Jangan terpengaruh hoaks," katanya melalui pesan singkat.
Lewat kesempatan berbeda, mantan Juru Bicara Pemerintah terkait penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto juga menjawab secara singkat pertanyaan wartawan terkait isu klaim Hadi Pranoto tersebut.
Yurianto bahkan meminta agar awak media untuk mencari tahu sendiri siapa Profesor Hadi Pranoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien