Suara.com - Diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang banyak diidap oleh masyarakat di Indonesia atau bahkan dunia. Meski demikian, banyak masyarakat yang masih belum sadar akan penyakit ini. Salah satu gejala awal yang harus diwaspadai adalah sering kencing di malam hari. Apakah Anda mengalaminya?
Berita lainnya adalah seputar membersihkan kotoran telinga. Seperti diketahui, cotton bud tidak disarankan digunakan untuk membersihkan kotoran telinga. Lalu, bagaimana cara benar membersihkan kotoran telinga?
Simak berita selengkapnya di bawah ini!
1. Sering Kencing di Malam Hari, Awas Tanda Penyakit Diabetes Serius
Diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang banyak diidap oleh masyarakat di Indonesia atau bahkan dunia. Meski demikian, banyak masyarakat yang masih belum sadar akan penyakit ini.
Terlebih dalam mengenali gejala awalnya. Padahal jika bisa mengenali tanda-tanda awal penyakit diabetes tipe 2, akan lebih mudah untuk mengendalikan penyakit tersebut.
2. Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!
Para dokter dan pakar kesehatan lain sudah memperingatkan bahwa membersihkan telinga menggunakan cotton bud dapat menyebabkan infeksi telinga.
Baca Juga: Tidak Perlu Dibersihkan, Ternyata Kotoran Telinga Menyehatkan!
Inilah yang dialami oleh Riefian Fajarsyah, atau yang lebih akrab disapa Ifan Seventeen. Hal ini diungkapkannya dalam unggahan Instagram pada Minggu (23/8/2020).
3. Waspada Kanker Usus, Ini Artinya Bila Feses Mengapung atau Tidak saat BAB!
Kanker usus salah satu jenis kanker umum yang bisa berbahaya bila tak ditangani dengan tepat. Kanker usus juga merupakan istilah umum kanker usus besar.
Tapi, banyak orang seringkali tidak menyadari dirinya menderita kanker usus atau tidak. Karena itu, Anda perlu memperhatikan feses atau tinja setiap kali buang air besar (BAB).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak