Anda juga dapat mencoba masker dengan loop telinga yang dapat disesuaikan. Masker wajah ini telah diikat sebelumnya dengan simpul atau kunci kabel yang membuat tali pengikat di telinga Anda lebih mudah dipasang.
4. Sakit di belakang telinga
Seringnya penggunaan masker mungkin membuat telinga terasa sakit. Jika ini masalahnya, Anda pasti ingin mengaitkan lingkaran masker ke sesuatu selain telinga Anda.
Untungnya, sekarang ada beragam jenis masker dan pengaitnya. Beberapa model masker memungkinkan lubang mengait ke tali yang berada di bagian belakang kepala.
Pilihan lainnya adalah menghindari masker yang menggunakan tali elastis. Gantinya, gunakan pengikat kain longgar. Ada lagi cara hemat, yakni coba kencangkan kedua lubang masker ke penjepit kertas di belakang kepala Anda. Bisa juga kaitkan tali masker di sanggul rambut atau kuncir.
5. Kulit tangan kering
Keseringan mencuci tangan mungkin membuat kulit tangan Anda kering dan kasar. Solusinya, seringlah juga pakai pelembap.
Meskipun tidak mungkin menggunakan pelembap setiap kali setelah mencuci tangan, orang harus mencoba menggunakannya beberapa kali sehari untuk mengunci kelembapan. Terlebih mereka yang memiliki kulit sensitif.
"Saya lebih suka mencuci tangan dengan sabun lembut dan air setiap kali karena alkohol benar-benar menyebabkan iritasi utama," kata Mark.
Baca Juga: Era New Normal, Model Seksi Ini Cuma Punya Satu Jawaban Tentang Masker
Selain memakai pelembap, penggunaan sabun pembersih untuk kulit sensitif yang lembut dapat menjadi andalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur