Suara.com - Meskipun influenza menyebabkan kerusakan global pada tahun 1918, saat ini kita tidak menganggap "flu" sebagai penyakit mematikan. Meskipun masih dapat membuat beberapa orang sakit parah.
Satu hipotesis yang telah dilakukan sejak awal wabah, adalah bahwa Covid-19 mungkin menjadi penyakit musiman.
Sebuah ulasan baru, baru-baru ini diterbitkan di Frontiers in Published Health, menyatakan bahwa Covid-19 mungkin menjadi musiman di negara-negara dengan iklim sedang, tetapi hanya jika ada kekebalan kawanan. Demikian seperti dilansir dari Health24.
Tetapi sampai saat itu, Covid-19 akan terus beredar sepanjang musim dan, jika tidak ada vaksin, tindakan kesehatan masyarakat seperti masker dan kebersihan tangan yang ketat perlu diterapkan untuk menahan virus.
Dengan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, para ahli mengatakan sangat penting untuk mendapatkan vaksin flu musim ini.
Menurut Dr Hassan Zaraket, studi senior lainnya dari American University of Beirut di Lebanon, Covid-19 akan tetap ada dan akan terus menyebabkan wabah sepanjang tahun, sampai kekebalan kelompok tercapai.
“Masyarakat perlu belajar menghadapinya dan terus mempraktikkan tindakan pencegahan terbaik termasuk pemakaian masker, menjaga jarak fisik, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari pertemuan,” katanya.
Banyak virus pernapasan mengikuti pola musiman, terutama di daerah beriklim sedang. Influenza dan flu biasa yang disebabkan oleh virus corona biasanya memuncak pada musim dingin di daerah beriklim sedang tetapi dapat bersirkulasi sepanjang tahun di daerah tropis, di mana curah hujan terjadi sepanjang tahun.
Dalam ulasan baru mereka, para peneliti melihat virus musiman dan memeriksa faktor virus dan host yang berkontribusi pada musim mereka. Mereka juga menyelidiki pengetahuan terbaru tentang stabilitas dan penularan virus corona baru.
Baca Juga: CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?
Mereka menjelaskan bahwa faktor-faktor seperti kerumunan orang di dalam ruangan, perbedaan suhu dan kekebalan, serta perilaku manusia semuanya memengaruhi cara virus pernapasan ditularkan selama waktu yang berbeda dalam setahun.
Namun, Covid-19 memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi daripada flu karena penyakit baru dan kurangnya kekebalan pada populasi.
Artinya Covid-19 belum dapat dihentikan di bulan-bulan musim panas. Begitu kekebalan kawanan terjadi melalui infeksi dan vaksinasi alami, SARS-Cov-2 akan menjadi lebih sulit untuk menyebar.
Kondisi ini mengubahnya menjadi virus yang bergantung pada faktor musiman - seperti dalam kasus virus korona lain seperti NL63 dan HKU1, yang cenderung menyebar. ikuti pola melingkar seperti influenza.
"Ini tetap virus baru, dan meskipun ilmu pengetahuan berkembang pesat tentangnya, masih ada hal-hal yang tidak diketahui. Apakah prediksi kami benar atau tidak, masih harus dilihat. Tapi kami pikir itu sangat mungkin, mengingat apa yang kami ketahui. Sejauh ini, Covid-19 pada akhirnya akan menjadi musiman, seperti virus corona lainnya, ”kata Dr Zaraket.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua