Suara.com - Setiap orang tentu berharap mendapatkan tubuh yang sehat dengan berolahraga. Tetapi melakukan aktivitas fisik juga berisiko mengalami cedera.
Dokter spesialis olahraga dr. Andi Nusawarta M.Kes Sp.OT (K) menjelaskan bahwa cedera sebenarnya ada tingkatannya. Mulai dari sprain yang terjadi pada bagian ligamen.
"Ligamen adalah bagian yang menghubungan tulang dengan tulang," jelas Andi dalam webinar dari rumah sakit Pondok Indah, Kamis (24/9/2020).
Kemudian cedera akibat adanya sobekan pada otot maupun tendon, penghubung antara otot dan tulang, yang disebut juga strain.
Andi melanjutkan, cedera lebih lanjut berupa kram dan paling parah bila terjadi benturan pada jaringan atau disebut juga contusio.
"Kram terjadi karena kontraksi otot yang berkepanjangan. Indikator penyebabnya biasanya karena kelelahan," ujarnya.
Kaki jadi bagian organ yang paling sering mengalami cedera.
Berikut cedera kaki yang bisa terjadi akibat olahraga.
1. Plantar Fasciitis
Baca Juga: Sebelum Jogging, Ketahui Dulu Jenis Cedera yang Bisa Terjadi!
Cedera itu berupa nyeri telapak kaki akibat peradangan.
Menurut Andi, cedera itu banyak dialami oleh pelari terutama yang melakukan jarak jauh dan pada jalur yang tidak rata.
Selain itu, orang yang kegemukan juga rentan mengalaminya karena tekanan pada kaki jadi lebih ekstra.
2. Angkle sprain
Disebut juga dengan keseleo pada pergelangan kaki.
Biasanya terjadi akibat ligamen pergelangan kaki meregang atau robek saat berlari.
Pemanasan yang cukup sebelum berolahraga sangat berperan penting untuk mencegah risiko cedera tersebut.
3. Achilles ankle
Cedera itu biasanya terjadi pada pergelangan kaki bagian belakang.
Paling sering dialami usai olahraga lari dan sepeda.
Pemanasan untuk mencegah cedera itu bisa dilakukan dengan menjinjitkan kaki selama 12 sampai 15 detik.
4. Otot ketarik
Biasanya terjadi pada betis akibat kram otot.
cedera itu terjadi akibat tidak pemanasan atau kurang melakukannya sehingga otot belum siap untuk dilakukan olahraga.
5. Cedera tulang kering
Cedera tulang kering bisa terjadi pada bagian depan atau belakang.
Terasa nyeri juga bengkak diarea bawah lutut.
Cedera itu biasanya disebabkan tekanan yang terlalu banyak.
Cedera ini banyak dialami para pelari usai melakukan lari dengan jarak jauh.
Berita Terkait
-
Menanti Kebangkitan 'Star Boy', Marselino Ferdinan Berpacu dengan Waktu Pulih dari Cedera
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL
-
Jelang MotoGP 2026: Jorge Martin Ingin Pulih dan Adaptasi dengan Cepat
-
Persaingan Bek Persija Memanas, Shayne Pattynama Siap Rebut Posisi Dony Tri Usai Pulih Cedera
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga