Suara.com - Kondisi kejiwaan dikatakan dokter berpengaruh terhadap kondisi fisik pasien Covid-19 yang sedang dalam perawatan.
Dokter spesialis paru Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K) mengingatkan bahwa pikiran juga sangat berperan penting menentukan kondisi pasien.
Pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit umumnya juga akan selalu diingatkan untuk menjaga tingkat stresnya, agar tidak menurunkan sistem imun mereka.
"Kita, dokter-dokter di RSUP Persahabatan selalu ingatkan pasien jangan terlalu stres karena bisa menurunkan imunitas," kata dr Agus dalam webinar bersama Suara.com, Selasa (6/10/2020).
Ia menjelaskan, stres juga bisa menggangu psikologis tubuh, mengacaukan waktu tidur juga menimbulkan penyakit lainnya.
Oleh sebab itu, menurut Agus, hal pertama yang harus dilakukan pasien Covid sebenarnya mencegah terjadinya stres.
"Di Persahabatan ada tim psikiatri supaya pasien gak stres. Karena beberapa pasien ada yang gangguan cemas, gak bisa tidur, bahkan sesak napas gara-gara stres. Itu akan memperburuk kondisi tubuh," tuturnya.
Pengalaman serupa pernah dirasakan aktor Detri Warmanto. Ia dinyatakan positif Covid-19 pada Maret lalu.
Saat itu, Detri mengaku tidak mengalami gejala apa pun. Namun, ia sempat panik saat sedang melakukan isolasi mandiri.
Baca Juga: Dokter Paru Sebut Butuh Waktu Bulanan Untuk Pulih Pasca-Terinfeksi Covid-19
Menantu Menpan RB Tjahyo Kumolo itu bercerita dirinya khawatir dengan bahaya infeksi virus corona yang bisa mengakibatkan meninggal dunia.
"Saya masih panik karena gak tahu harus ngapain. Info masih terbatas. Setahu saya setelah kena covid akan demam, sesak napas, masuk rumah sakit, pakai ventilator, terus meninggal," ucap Detri.
Setelah berkonsultasi dengan dokter RSPAD, Detri diminta lakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Selama itu, Detri mengaku rutin konsumsi multivitamin juga buah-buahan.
Namun ketika awal masa isolasinya, Detri justru merasa gejala ringan sesekali dirasakannya.
"Terpukul banget dinyatakan covid. Tiga hari pertama gak enak badan. Ngerasa kaya gatal tenggorokan, demam sedikit. Itu mulai keluar sugesti. Tiba-tiba sempat batuk kecil. Tapi kalau tidur gak mikirin itu sebenarnya gak terasa juga batuk," ujarnya.
Selama masa isolasi itu, Detri merasa sebenarnya dirinya tidak bergejala sama sekali. Setelah 14 hari selesai, ia kembali melakukan tes swab dan pemeriksaan darah, tensi, juga rongen paru.
Ia bersyukur hasil tes juga ketiga pemeriksaan kesehatan itu menunjukan hasil baik.
"Karena sebelumnya tahunya ada beberapa cerita ada yang sampai flek paru, bercak, bahkan rusak. Alhamdulillah saya sampai sekarang paru baik," katanya.
Berita Terkait
-
5 Skincare Retinol Penghilang Flek Hitam yang Tidak Overclaim Menurut Dokter Detektif
-
Alasan Doktif Langsung Sujud Syukur Usai Gugatan Richard Lee Ditolak Hakim
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Richard Lee, Doktif Langsung Sujud Syukur
-
Tampil Berkarisma! Kim Ji Won Jadi Dokter Antihero di Drama SBS Baru
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD