Suara.com - Amerika Serikat merilis laporan terbaru kematian karena Covid-19, yang sudah menembus angka 216.000 jiwa.
Dari seluruh korban, kelompok dewasa muda menjadi kelompok terbanyak meninggal karena Covid-19.
Dilansir ANTARA, hampir 300.000 lebih orang meninggal di Amerika Serikat pada 2020 selama pandemi virus corona baru daripada yang diperkirakan berdasarkan tren historis, dengan setidaknya dua pertiga karena Covid-19.
Persentase peningkatan terbesar dalam kematian berlebih dari semua penyebab terjadi di antara orang dewasa berusia 25 sampai 44 tahun sebesar 26,5 persen.
Laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memperkirakan bahwa 299.028 lebih banyak orang meninggal antara periode 26 Januari hingga 3 Oktober daripada angka rata-rata dari tahun-tahun sebelumnya.
CDC mengatakan bahwa sekitar 216.000 kematian di AS akibat virus corona telah dilaporkan pada pertengahan bulan ini.
"Ini mungkin meremehkan dampak total pandemi pada kematian," katanya.
"Ada banyak faktor yang dapat berkontribusi pada peningkatan kematian secara tidak langsung karena pandemi, dengan gangguan pada perawatan kesehatan menjadi salah satu faktornya," kata penulis studi Lauren Rossen, dari Pusat Statistik Kesehatan Nasional CDC.
Hitungan tersebut bisa luput memasukkan angka kematian yang secara tidak langsung terkait dengan pandemi, yang disebabkan oleh gangguan dalam akses atau pemanfaatan layanan kesehatan, dan dari kondisi seperti penyakit Alzheimer, demensia, dan penyakit pernapasan, kata laporan itu. Namun, itu juga dapat mencerminkan peningkatan kematian yang tidak terkait dengan Covid-19.
Baca Juga: Pemprov Sumbar Siapkan Hotel Berbintang untuk Karantina Pasien Covid-19
Data menunjukkan peningkatan yang tidak proporsional di antara kelompok ras dan etnis yang terlihat sangat terpengaruh oleh Covid-19.
CDC menemukan persentase peningkatan kematian rata-rata terbesar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya terjadi di antara orang Hispanik (53,6 persen), dengan kematian 32,9 persen di atas rata-rata di antara orang kulit hitam dan 36,6 persen di atas rata-rata untuk orang Asia.
Penghitungan Reuters menemukan sekitar 220.000 kematian terkait virus corona baru telah dilaporkan di Amerika Serikat.
CDC menemukan bahwa lebih banyak kematian telah terjadi setiap pekan sejak Maret 2020 dan mencapai titik tertinggi pada pekan-pekan yang berakhir pada 11 April dan 8 Agustus.
Berita Terkait
-
1.541 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Ojol di Kedubes ASMonas
-
Trump Tangkap Nicolas Maduro: Kalau Presiden Tumbang, Gimana Nasib Venezuela?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin