Suara.com - Orang yang rentan terhadap virus corona Covid-19 tidak hanya lansia dan orang dengan penyakit bawaan. Tapi, Orang yang memiliki anjing peliharaan juga berisiko tertular virus corona Covid-19.
Para ilmuwan telah memeringatkan bahwa sekedar mengajak anjing berjalan-jalan keluar bisa meningkarkan risiko penularan virus corona Covid-19 secara signifikan.
Menurut ilmuwan Spanyol, membawa anjing berjalan-jalan bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona Covid-19 hingga 72 persen. Karena itu, orang yang memiliki anjing harus berhati-hati ketika berpergian.
Tapi, para ilmuwan mengatakan orang yang memiliki peliharaan kucin atau jenis hewan lain nampaknya tidak memiliki risiko yang sama.
Saat ini pun mereka belum bisa memastikan tingginya risiko pemilik anjing terinfeksi virus corona ini hanya ketika berada di luar atau virus ditularkan melalui anjing.
"Penemuan perkiraan prevalensi penyakit yang secara signifikan lebih tinggi ada pada kelompok populasi yang biasanya berjalan-jalan dengan anjingnya selama masa penguncian, risiko penularan virus corona mereka meningkat hingga 72 persen," ujar para ilmuwan dikutip dari Express.
Hasil investigasi juga memperingatkan penularan virus corona yang lebih tinggi terjadi di antara pemilik anjing dan prevalensi yang lebih tinggi masih butuh penyelidikan.
"Tapi, orang yang memiliki kucing atau hewan lain tidak memiliki risiko yang sama tingginya dengan pemilik anjing. Hasil ini menunjukkan hidup dengan anjing sebagai faktor risiko kuat terinfeksi virus corona Covid-19," ujarnya.
Sampak sekarang, hanya empat anjing yang sudah dinyatakan positif tertinfeksi virus corona Covid-19. Tapi, anjing-anjing ini melakukan kontak langsung dengan manusia yang positif terinfeksi virus corona.
Baca Juga: Pernah Alami 'Kentut Vagina' saat Berhubungan Seks? Ini Normal Kok!
Jika Anda memiliki anjing dan ingin mengajaknya jalan-jalan, Anda harus mengikuti pedoman jarak sosial dan protokol kesehatan yang telah disarankan.
Anda harus menjaga jarak setidaknya 2 meter dari semua orang ketika keluar rumah. Selain itu, Anda tetap harus memakai masker selama di luar rumah.
Bila Anda mengembangkan salah satu dari 3 tanda peringatan utama virus corona Covid-19, Anda harus segera menjalani tes Covid-19.
Adapun gejala umum virus corona termasuk demam tinggi, batuk persisten atau perubahan indra penciuman dan perasa.
Saat mengelamai gejala atau sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19, Anda harus mengisolasi diri di ruangan khusus dan jaga jarak dengan orang di dalam rumah.
Berita Terkait
-
Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah
-
Cara Memelihara Kucing ala Artis: Intip Gaya Santai & Penuh Kasih ala Citra Kirana
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak