Suara.com - Rasa kantuk dapat sangat mengganggu ketika sedang menjalani aktivitas. Hal itu akan membuat seseorang kehilangan fokus dalam menjalani pekerjaan yang dilakukannya.
Rasa kantuk dapat disebabkan karena kurangnya tidur. Namun, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rasa kantuk, salah satunya makanan.
Berikut beberapa makanan yang dapat membantu mengurangi rasa kantuk.
1. Alpukat
Alpukat mengandung vitamin, mineral, dan lemak sehat yang memberikan energi tubuh kita yang akan bertahan selama berjam-jam.
Selain itu, alpukat juga mengandung banyak serat, menjaga gula darah kita stabil.
2. Semangka
Semangka mengandung 90 persen air, menyediakan berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan, serta mengandung asam amino L-citrulline, yang dapat membantu mengurangi nyeri otot.
Makanan yang kaya akan air ini memberikan energi yang membantu menghilangkan rasa kantuk.
Baca Juga: Mengapa Hujan Bisa Bikin Cepat Mengantuk? Simak 4 Alasan Ilmiahnya
3. Almon (badam)
Almon terdiri atas protein, serat, dan lemak yang sehat dan berkualitas tinggi. Selain itu almon juga mengandung vitamin B yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Hal itu sangat berguna untuk melawan rasa kantuk.
4. Kubis
Kubis mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan penting yang kita butuhkan untuk energi. Kubis memberikan zat besi nabati yang bagus yang membawa oksigen ke jaringan dan sel kita yang dibutuhkan untuk berkembang.
Selain itu, kubis memberikan kalsium, folat, dan vitamin B yang membantu tubuh agar tidak mengantuk.
5. Pisang
Berita Terkait
-
Penyebab Rasa Kantuk Berlebihan dan Cara Mengatasinya
-
5 Cara Mengatasi Ngantuk di Kantor Saat Puasa agar Tetap Fokus Bekerja
-
Terlihat Mengantuk Saat Wawancara, Tatapan Mata Gibran Rakabuming Jadi Sorotan
-
Tips Libur Nataru 2024: Begini Cara Istirahat saat Mengemudi Jarak Jauh
-
Cara Ampuh Hindari Kantuk Setelah Makan Besar, Ini Penjelasan Ahli
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata