Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendapat sorotan baru-baru ini. Banyak pihak yang mempertanyakan kapabilitasnya lantaran tidak memiliki latar belakang dokter dan kesehatan.
Sementara itu, Kartika Putri mengungkap bahwa ia menjalani diet dan bisa turun berat badan 5,5 kilogram dalam dua minggu. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Menkes Baru Tak Punya Background Kesehatan, Ini Tanggapan PPNI
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyatakan siap mendukung Menteri Kesehatan baru yaitu Budi Gunadi Sadikin, yang baru ditunjuk menggantikan posisi Terawan Agus Putranto.
Hanya saja, Budi Gunadi Sadikin tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan seperti menkes pada umumnya. Dan hal tersebut telah menuai pro kontra di masyarakat.
2. Kartika Putri Jalani Diet Defisit Kalori, Turun 5,5 kg Dalam 2 Minggu!
Memiliki tubuh yang ideal dan sehat memang jadi dambaan banyak perempuan. Begitupun dengan aktris cantik Kartika Putri yang ingin tampil lebih percaya diri, serta menyenangkan suami, dengan melakukan diet sehat sesuai saran seorang dokter gizi, yaitu diet defisit kalori
Dalam saluran YouTubenya, perempuan berhijab ini berbagi mengenai jenis diet yang ia jalani, bersama istri pelawak Denny Cagur, Shanty, serta Adelia Pasha, beberapa waktu lalu. Ketiganya mengurangi konsumsi kalori yang masuk ke tubuh atau diet defisit kalori.
Baca Juga: Latar Belakang Menkes Baru Disorot, PKS: Beri Budi Gunadi Kesempatan
3. Kata Ahli, Rapid Test Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19
Rapid test merupakan salah satu metode pengujian untuk mendeteksi virus corona Covid-19 secara cepat dan massal. Tapi, seorang ahli memperingatkan bahwa rapid test atau tes cepat justru bisa menyebabkan lonjakan kasus virus corona Covid-19 karena hasilnya tidak akurat.
Profesor Jon Deeks menemukan banyak sekali orang yang pulang kampung atau berpergian ke tempat keluarganya untuk merayakan Natal terinfeksi virus corona, karena hasil rapid test yang tidak akurat.
4. Menkes Bukan dari Dokter, Pakar: Mengurus Kesehatan Beda Dengan Perusahaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak