Suara.com - Kasus Covid-19 terus melonjak di Indonesia dengan rata-rata kasus positif baru konsisten lebih dari 10 ribu selama beberapa hari terakhir. Bahkan, kematian di Indonesia tembus 300 orang per hari.
Pertambahan kasus ini pastinya bisa menyebabkan rumah sakit dan tenaga kesehatan kewalahan. Beberapa pasien bahkan datang dalam kondisi kritis dan bisa meninggal karena rumah sakit penuh.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengkhawatirkan pasien yang terus bertambah dan tanpa henti ini bisa membuat para tenaga kesehatan (nakes) mengalami burnout syndrome. Apa itu?
Menurut situs Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, burnout syndrome merupakan salah satu kondisi yang mempengaruhi status kesehatan seseorang, termasuk nakes.
Burnout syndrome adalah kondisi yang diakibatkan dari rasa stres kronis karena pekerjaan yang tidak kunjung selesai atau membuahkan hasil.
Kondisi ini biasanya memiliki tiga tanda, yakni perasaan kekurangan energi atau kelelahan, perasaan tidak bergairah, negatif atau sinis terhadap pekerjaan, serta berkurangnya profesionalitas kerja. Dalam hal ini, tenaga medis tidak lagi bisa bekerja profesional jika mengalami brunout syndrome.
Sementara itu mengutip Verywell Mind, petugas medis termasuk dokter, jadi salah satu pekerjaan yang berisiko tingggi mengalami burnout syndrome.
Data penelitian di 2019 dari National Physician Burnout, Depression, and Suicide Report menunjukkan bahwa 44 persen dokter mengalami burnout dalam pekerjaanya sehari-hari.
Ini bisa terjadi karena dokter mendapatkan beban dan risiko pekerjaan yang lebih berat, dibanding timbal balik gaya hidup yang bisa mereka dapatkan.
Baca Juga: Terinspirasi Tenaga Kesehatan, Reebok Luncurkan Koleksi Sepatu Wonder Woman
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya