Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa menyerang semua orang dari segala usia, tetapi dampaknya bisa berbeda-beda. Aplikasi Xoe Covid Study pun sudah menemukan seberapa luas gejala virus corona Covid-19 per kelompok usia.
Di Inggris sendiri, ada lebih banyak orang dari segala usia yang dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19 daripada awal pandemi virus corona di tahun 2020.
Tapi beberapa bulan terakhir, infeksi virus corona Covid-19 tertinggi justru terjadi pada remaja, pelajar dan orang usia 20 hingga 30 tahunan.
Sejumlah kecil dari kelompok ini pasti berakhir membutuhkan perawatan rumah sakit. Padahal sebelumnya, semakin tua usia seseorang disebut lebih tinggi risikonya terinfeksi virus corona.
Hal itu berlaku pada orang yang berusia 65 tahun ke atas. Menurut peneliti dari Imperial College London selama gelombang pertama, pun menyebutkan orang di bawah usia 40 tahun memiliki risiko kematian akibat virus corona sekitar 0,1 persen.
Tapi, varian baru virus corona Covid-19 di Inggris terbukti lebih mematikan daripada varian virus corona sebelumnya yang menyerang semua kelompok usia.
"Selain menyebar lebih cepat, sekarang juga ada beberapa bukti bahwa varian baru virus corona pertama kali diidentifikasi di London dan tenggara yang mungkin terkait dengan tingkat kematian lebih tinggi," jelas Perdana Menteri Boris Johnson dikutip dari Express.
Kesehatan Masyarakat Inggris, Imperial College London, London School of Hygiene and Tropical Medicine dan University of Exeter masing-masing telah mencoba menilai seberapa mematikan varian baru ini.
Temuan mereka pun telah dinilai oleh para ilmuwan di New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (Nervtag). Para ilmuwan pun menyimpulkan bahwa varian baru virus itu bisa lebih mematikan, tapi hal ini masih belum pasti.
Baca Juga: Awalnya Dikira Alergi, Balita 1,5 Tahun Ini Positif Virus Corona Covid-19
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa varian baru virus corona menyebar antara 30 persen dan 70 persen lebih cepat daripada sebelumnya. Bahkan ada petunjuk lain yang mengatakan varian baru ini 30 persen lebih mematikan.
Secara total, ada 87.726 kematian akibat virus corona di Inggris dan Wales sejak awal pandemi virus corona. Sekitar 75 persen di antaranya terjadi di antara orang-orang yang berusia 75 tahun ke atas.
Kaum muda dan mereka yang berpenghasilan paling rendah kemungkinan besar akan terkena dampak pada fase kedua virus corona ini.
Selain itu, ada pula peningkatan risiko infeksi enam kali lipat pada mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Menurut aplikasi Zoe Covid Study, berikut ini daftar orang yang berisiko atau lebih sering terinfeksi virus corona dengan gejala berdasarkan kelompok usia.
- Usia 0 hingga 9 = 428
- Usia 10 hingga 19 = 577
- Usia 20 hingga 29 = 1.881
- Usia 30 hingga 39 = 1.532
- Usia 40 hingga 49 = 1.162
- Usia 50 hingga 59 = 904
- Usia 60 hingga 69 = 422
- Usia 70 hingga 79 = 209
- Usia 80 hingga 89 = 255
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal