Suara.com - Seperti beberapa vaksin lainnya, vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping seperti demam ringan, nyeri di tempat suntikan, kelelahan, dan sakit kepala.
Tetapi beberapa orang juga melaporkan efek samping yang tidak biasa setelah mendapat vaksin Covid-19 seperti anafilaksis, yakni reaksi alergi yang berpotensi mengancam jiwa.
Sekarang, para dokter di Amerika Serikat (AS) melaporkan efek samping mengejutkan dari vaksin Covid-19 yang mencerminkan gejala kanker payudara.
Dilansir dari The Health Site, ahli radiologi payudara di Rumah Sakit Universitas telah mendeteksi adenopati ketiak, juga dikenal sebagai pembengkakan kelenjar getah bening, pada pemeriksaan mammogram orang-orang yang telah diberikan vaksin Covid-19.
Ini adalah respons normal tubuh terhadap vaksin, tetapi efek samping yang mengejutkan ini dapat disalahartikan sebagai kanker payudara, menurut Dr.Holly Marshall dari Universitas.
Kelenjar getah bening yang membengkak terlihat di bawah lengan di sisi yang sama saat vaksin disuntikkan, kata Marshall. Sementara kelenjar getah bening ditemukan pada pemeriksaan mammogram di mana pasien juga dapat merasakannya.
Karena pembengkakan kelenjar getah bening juga terlihat pada pasien dengan kanker payudara, efek samping yang tidak biasa dari vaksin Covid-19 ini dapat disalahartikan sebagai gejala kanker. Untuk menghindari hal ini, Marshall mengatakan mereka meminta semua orang yang akan menjalani mammogram dicek apakah sudah mendapat vaksin Covid-19.
Marshall menjelaskan bahwa efek samping ini sebenarnya adalah respons normal tubuh terhadap vaksin, dan pembengkakan kelenjar getah bening merupakan indikasi bahwa tubuh membuat antibodi untuk melawan infeksi Covid-19.
Namun, tanda yang tidak biasa ini menyebabkan kekhawatiran di antara orang-orang karena Departemen Pencitraan Radiologi dan Kanker Payudara Marshall UH terus menerima telepon dari para wanita yang menanyakan tentang hal itu.
Baca Juga: Masyarakat Umum Akan Dapat SMS Undangan Jadwal Vaksinasi Covid-19
Kelenjar getah bening yang membengkak kadang-kadang terjadi dengan vaksin lain juga, tetapi dokter Rumah Sakit Universitas terkejut melihat banyak kasus seperti itu pada orang yang mendapat vaksin Covid-19.
Faktanya, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menunjukkan bahwa lebih dari 11 persen penerima vaksin mengalami pembengkakan kelenjar getah bening setelah satu dosis, dan 16 persen setelah dosis kedua.
Kelenjar getah bening yang membengkak mungkin muncul dua hingga empat hari setelah mendapat suntikan dan ukurannya mengecil setelah dua hingga empat minggu. Jika bertahan lebih lama dari itu, mereka harus dievaluasi, kata Marshall.
Sebagai informasi, selain puting mengeluarkan cairan dan muncul benjolan, beberapa wanita dengan kanker payudara juga mungkin mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak atau di dekat tulang selangka.
Ini mungkin terjadi ketika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di daerah itu. Jadi, jika Anda memperhatikan tanda seperti itu, konsultasikan dengan dokter.
Wanita disarankan untuk mulai menjalani skrining mammogram tahunan mulai usia 40 tahun. Mamogram, yang merupakan sinar-X payudara, dapat mendeteksi kanker payudara hingga dua tahun sebelum tumor dapat dirasakan oleh pasien atau dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD