Suara.com - Direktur Utama Pusat Kanker Nasional Dharmais dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS mengatakan jika 70 persen pasien kanker yang datang dan berobat ke rumah sakit sudah dalam stadium lanjut alias sudah akut.
"Saya rasa baik di RS Dharmais dan RS Sanglah Bali hampir 70 persen datang kanker pada stadium akut," ujar dr. Soeko saat peluncuran program telemonitoring, Selasa (24/2/2021).
Hasilnya, karena kondisi pasien yang sudah akut, ketersediaan maupun banyaknya tempat tidur hingga seberapa canggih alat terapi yang digunakan rumah sakit tidak akan bisa mengurangi kerja maksimal mengurangi angka kematian pasien kanker.
"Pasti tidak akan mampu untuk mengatasi serbuan pasien kanker yang dateng pada kondisi stadium lanjut, walaupun disediakan," terang dr. Soeko
Sehingga kata dia, alih-alih fokus pada pengobatan dan terapi, maka penanganan kanker di Indonesia juga harus fokus pada pencegahan dan edukasi, untuk bisa mendeteksi sel kanker sedini mungkin.
Upaya pencegahan ini perlu bantuan dinas kesehatan setempat yang melakukan pemantauan, kanker apa paling banyak di derita masyarakat setempat.
Ia mencontohkan seumpama di Papua paling banyak angka kejadian kanker mulut, maka masyarakat diedukasi cara mencegah dan mendeteksi kanker mulut.
Bukannya diedukasi asal-asalan tentang kanker yang lain, karena tidak tepat untuk masyarakat tersebut.
"Misalnya dianggap semua masyarakat kita merokok sebabkan kanker, maka rokoklah yang akan dilakukan tindakan promotif preventif. Jika kanker payudara paling banyak, maka di seluruh daerah semua anjurannya mencegah kanker payudara, menggunakan SADARI (periksa payudara sendiri)," pungkas dr. Soeko.
Baca Juga: Kemenkes: Deteksi Dini Kanker Dapat Turunkan Angka Kematian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas