Suara.com - Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran konsumen akan pilihan asupan nutrisi alami untuk tubuh, produk berkonsep clean label semakin banyak diadopsi oleh brand-brand makanan dan minuman di berbagai negara. Dan di Indonesia, penerapan produk berkonsep clean label dipelopori oleh Re.juve, pemimpin dan pelopor jus ultra-premium di Indonesia.
Tapi, apa itu produk berkonsep clean label? Prinsip clean label sendiri mensyaratkan suatu produk untuk terbuat dari bahan-bahan alami tanpa bahan artifisial, minim proses, serta proses pengolahannya diinformasikan secara transparan atau dapat diakses dengan mudah oleh konsumen.
Meski tidak tergolong baru, prinsip ini masih belum begitu populer di Indonesia. Padahal, produk yang menerapkan standar clean label dapat menjamin kualitas dan transparansi tidak hanya dari sisi kandungan bahan dan nutrisi, tetapi juga proses pembuatan dari hulu ke hilir.
Dalam webinar yang bertajuk “Protecting Your Family with Natural Nutrients from Clean Label Products” beberapa waktu lalu, Re.juve menyampaikan mengenai konsep clean label yang diadaptasi sejak awal Re.juve berdiri, serta mengapa pemahaman mengenai hal ini penting bagi konsumen.
Di Indonesia belum banyak brand yang mengadopsi prinsip ini. Re.juve adalah merek coldpressed juice pertama di Indonesia yang mengadopsi prinsip clean label dan satu-satunya yang secara konsisten menjalankannya karena ini merupakan core value Re.juve. Re.juve meyakini salah satu kriteria utama produk berbasis clean label, yaitu honesty and transparency terkait bahan dan proses pembuatan suatu produk, sejalan dengan visi utama brand yang sudah kami emban selama ini,” ujar Richard Anthony, CEO dan Presiden Direktur Re.juve.
Salah satu penerapan konsep clean label yang diterapkan Re..juve adalah memastikan agar konsumen mendapatkan produk berkualitas terbaik sesuai dengan apa yang tercantum di kemasan. Apa saja bahan yang Re.juve tulis di setiap botol, itulah yang konsumen dapatkan. Tidak ada satu pun bahan yang ditutupi atau disembunyikan.
Lebih lanjut Richard menjelaskan bahwa misi Re.juve ini sejalan dengan apa yang sudah dicanangkan Pemerintah melalui penerapan label “Pilihan Lebih Sehat” pada beberapa kelompok produk.
"Kami juga melihat bahwa fokus industri pangan dan minuman di Indonesia sudah mulai mengarah ke produk yang lebih sehat, terutama karena makanan dan minuman yang dibuat dari 100% bahan-bahan alami diyakini lebih baik untuk kesehatan tubuh karena kaya nutrisi alami, selain tentunya juga lebih aman. Untuk itu, kami mengutamakan pemenuhan standar clean label di setiap produk demi memberikan konsumen rasa aman lebih akan produk yang dikonsumsi,” kata Richard.
Cold-pressed juice Re.juve terbuat dari 100% sayuran organik dan buah-buahan segar berkualitas terbaik, bebas pestisida, dan bebas lilin yang mayoritas diambil dari perkebunan lokal. Sebagai bagian dari penerapan nilai transparansi, Re.juve memastikan bahwa konsumen dapat mengetahui seluruh informasi kandungan bahan dan nutrisi tertera pada kemasan. Re.juve juga membuka akses ke konsumen untuk melihat proses pembuatan produk dari hulu ke hilir melalui program factory visit di Cold-Pressed Production Facility Re.juve yang sudah bersertifikasi HACCP sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Manfaat Tersembunyi Tebu
Secara daring, konsumen juga dapat melihat proses pengolahan pada video korporat di kanal YouTube. Terbukanya akses ini bertujuan agar konsumen dapat melihat semua proses pembuatan, mulai dari pemilihan bahan, pencucian sayur organik, buah segar dan rempah segar yang dicuci dengan air minum berklorinasi, lalu dibilas sebanyak tiga kali dengan air murni (reverse osmosis water). Konsumen juga dapat melihat proses pengolahan melalui teknologi HPP (High Pressure) pertama di Indonesia yang membuat produk lebih aman untuk dikonsumsi serta kandungan vitamin, mineral, antioksidan, enzim dan rasa tetap terjaga. Seluruh upaya penerapan prinsip clean label ini dilakukan untuk memastikan bahwa konsumen mendapatkan produk berkualitas terbaik sesuai dengan apa yang tercantum di kemasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!