Suara.com - Sebagai kelompok yang rentan menyebarkan Covid-19, kini sebanyak 5.000 pelaku pariwisata, transportasi online, maupun angkutan umum di Bali akan mendapat suntikan vaksin Covid-19.
Penyuntikan vaksin ini diprediksi akan berlangsung selama satu minggu ke depan. Vaksinasi ini digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di bawah pengawasan Pemprov Bali.
Vaksinasi dilaksanakan melalui dua cara, yakni walk in dan drive-thru. Kedua cara ini diyakini lebih aman, karena peserta vaksin tidak perlu keluar atau turun dari kendaraan.
Termasuk saat proses registrasi vaksin, peserta juga hanya perlu menyerahkan KTP. Selanjutnya kendaraan akan diarahkan menuju zona skrining kesehatan. Pada tahap ini, dilakukan pemeriksaan cek suhu, tekanan darah serta diberikan beberapa tambahan pertanyaan.
Jika dinilai layak, selanjutnya menuju ke area penyuntikan vaksin Covid-19. Kemudian menunggu di area observasi, di mana ada petugas kesehatan dan mini ICU yang siap sedia, apabila muncul reaksi tertentu.
Penyelenggaraan vaksinasi ini hasil kerjasama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Grab Indonesia dan Good Doctor Technology Indonesia.
"Dalam pelaksanaan vaksinasi ini harus melibatkan seluruh komponen bangsa agar cakupan vaksinasi bisa dipercepat dan diperluas," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berdasarkan siaran pers, Senin (1/4/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang hadir secara virtual, yakin bahwa vaksinasi bisa membantu pariwisata di Bali cepat pulih.
"Ketersediaan vaksin terus menjadi sumber harapan bagi masyarakat agar dapat kembali ke situasi normal dan mendorong kepercayaan bahwa mereka dapat berwisata dengan aman," terang Sandiaga.
Baca Juga: Setahun Pandemi, Menparekraf Sandiaga Uno All Out Urus Pariwisata
Di sisi lain Gubernur Bali, I Wayan Koster mengimbau semua pelaku pariwisata untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 sehingga kekebalan kelompok (herd immunity) segera terbentuk.
"Kami imbau agar tidak perlu takut untuk divaksin karena efektif menekan penyebaran virus. Mari bersama-sama kita dukung program vaksinasi nasional demi percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutup I Wayan Koster.
Berita Terkait
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini