Suara.com - Di saat Indonesia baru menerima kedatangan 1,1 juta dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca, sederet negera di Uni Eropa justru menghentikan penggunaan vaksin buatan Oxford University itu terkait dengan pembekuan darah.
Menanggapi ini Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk Vaksinasi dr Siti Nadia Tarmizi M. Epid mengatakan pihaknya percaya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang sudah memberikan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin AstraZeneca.
Izin tersebut adalah jaminan jika vaksin tersebut aman, khasiat dan mutunya sudah dikaji secara seksama.
"Ini sebenarnya (vaksin AstraZeneca) sudah dikaji oleh BPOM dan para ahli. Sehingga kemarin BPOM sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat dimana aspek keamanan, imunigenitas dan mutu sudah termasuk yang dikaji," ujar dr. Nadia kepada suara.com melalui pesan singkat, Jumat (12/3/2021).
EUA adalah persetujuan penggunaan obat atau vaksin saat kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat, seperti pada masa pandemi Covid-19.
Selanjurnya dr. Nadia memastikan jika vaksin buatan AstraZeneca akan tetap digunakan dalam program vaksinasi pemerintah tahap kedua, yang dikhususkan untuk pekerja publik, pejabat RT/RW hingga lansia.
Meski disebutkan juga oleh beberapa negara Uni Eropa jika vaksin AstraZeneca tidak disarankan diberikan pada usia lebih dari 60 tahun.
Namun lagi-lagi menurut dr. Nadia, pihaknya tetap akan mengikuti kaidah yang sudah ditetapkan BPOM, yakni vaksin AstraZeneca bisa diberikan kepada lansia.
"Kan sudah ada indikasi penggunaanya yang ditetapkan BPOM, sesuai dengan penggunaan darurat EUA," paparnya.
Baca Juga: Viral! Momen Anggota TNI Nangis Histeris karena Takut Disuntik
Hal ini sebagaimana keterangan Kepala BPOM Penny K. Lukito beberapa waktu lalu, yang mengatakan AstraZeneca bisa diberikan kepada kelompok lansia.
"Untuk vaksin AstraZeneca ini untuk usia 18 tahun ke atas, jadi bisa untuk lansia," ujar Penny dalam konferensi pers, Selasa (9/3/2021).
Sekedar informasi, Otoritas kesehatan di Denmark, Norwegia dan Islandia pada hari Kamis menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca setelah laporan pembekuan darah di antara beberapa orang yang telah menerima inokulasi.
Otoritas Kesehatan Denmark pada Kamis menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca selama 14 hari.
Meski otoritas tersebut tidak secara langsung menyebutkan adanya hubungan antara vaksin dan pembekuan darah.
Tak lama setelah pengumuman Denmark, Islandia dan Norwegia mengikuti dan berhenti memberikan vaksin. Disusul Italia pada hari Kamis, yang melarang gelombang vaksin Covid-19 AstraZeneca.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak