Suara.com - Mengasuh anak bukanlah perkara mudah. Karena itu orangtua harus memiliki kesabaran ekstra dan mampu mengontrol diri agar tidak melampiaskan kekesalan pada anak.
Sebagai orangtua, memberi arahan kepada anak juga merupakan hal yang tak kalah penting. Karena hal tersebut baik untuk masa depan anak dan juga perkembangannya kelak.
Hal ini diungkap oleh Praktisi Cognitive Behaviour Therapy Ray Zairaldi. Ia mengatakan bahwa orangtua sangat boleh memberikan arahan kepada anak.
"Sangat boleh memberi arahan pada anak. Misal jika anak memiliki perilaku yang tidak baik, kita perlu memberikan arahan agar dia bisa menjadi lebih baik," ungkapnya pada acara daring bertema Minfull Parenting: Dukung Anak Maksimalkan Potensi Diri, Minggu (6/6/2021).
Kata dia, mengarahkan anak bisa berupa memberikan koridor, memberikan motivasi dan mendukung minat anak.
"Yang dimaksud dari mengarahkan anak itu kita harus kasih koridor. Mengarahkan itu kan ada fungsi motivasi dan mendukungnya juga. Misal begini, anak tumbuh dan berkembang ada dua. Pertama genetik, kedua dari orang tua, ketiga dari lingkungan," paparnya.
Jika anak memiliki karakter yang mudah lemas bahkan cenderung pasif, kata Ray Zairaldi, orangtua berkewajiban memberi stimulasi pada anak mulai dari mengarahkan dan juga mendukungnya.
Selain itu, jika anak menginginkan sesuatu di saat kondisi keluarga sedang terpuruk, Ray mengatakan orangtua harus memberi arahan dan menyampaikan pesan kepada anak.
"Kalau kita tidak mampu membiayai apa yang anak inginkan, sampaikan saja bahwa orangtuanya tidak bisa. Bahwa kita punya keterbatasan, dan itu tidak masalah," ungkapnya lebih lanjut.
Baca Juga: Belum Direkomendasikan IDAI, Jokowi Minta Sekolah Tatap Muka Maksimal 2 Jam Sehari
Jika anak marah karena kondisi orangtua terpuruk, ia mengatakan bagaimana hal tersebut dapat menjadi cara anak melatih menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.
"Itu bagian dari pelatihan anak ketika menghadapi situasi yang tidak menyenangkan dan tidak sesuai. Dan itu perlu kita latih untuk anak," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli