Suara.com - Penting bagi mereka yang memiliki penyakit asam urat untuk mengetahui makanan pantangan asam urat, agar tidak kambuh.
Asam urat sendiri merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya nyeri, kekakuan, hingga pembengkakan hebat di daerah sendi, akibat menumpuknya kristal asam urat.
Nah, penumpukan kristal asam urat ini terjadi karena makanan-makanan tertentu. Simak daftar makanan pantangan asam urat yang dilansir Mayo Clinic, berikut ini:
1. Daging merah
Penggemar daging merah sebaiknya menahan diri ketika makan di restoran, jika tidak ingin asam urat kambuh.
Steak khususnya, masih boleh dimakan asal dalam porsi sedikit dan tidak sering.
2. Jeroan
Jeroan seperti ati, ampela, dan lain-lain mengandung kadar purin yang tinggi. Ini bisa memperburuk kondisi pengkristalan di bagian sendri dan menyebabkan nyeri.
3. Seafood
Baca Juga: 7 Obat Asam Urat Alami Mudah Ditemui
Sejumlah seafood seperti ikan sarden, kerang, dan tuna, memiliki kadar puting yang sangat tinggi. Untuk itu sama seperti daging merah, batasi juga ya konsumsinya.
4. Sayur bayam
Sayur bayam dan asparagus juga perlu dibatasi konsumsinya oleh pasien asam urat. Dua sayur ini tinggi kandungan purin, yang bisa menyebabkan nyeri sendiri.
5. Minuman beralkohol
Pasien asam urat juga sebaiknya menyetop konsumsi minuman beralkohol. Sebab menurut penelitian, minuman beralkohol meningkatkan risiko kekambuhan asam urat.
6. Gula buatan
Makanan dan minuman yang tinggi kandungan gula buatan seperti minuman boba, kopi susu, dan semacamnya perlu dijauhi.
Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi minuman yang mengandung gula alami, jus semangka atau jus jeruk misalnya.
Itulah daftar makanan pantangan asam urat yang perlu Anda ketahui.
Berita Terkait
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Tes Kesehatan di Rumah Makin Gampang: Nggak Perlu Kode-Kodean Lagi!
-
7 Alat Cek Gula Darah, Kolestrol, dan Asam Urat yang Bagus, Mulai Rp100 Ribuan
-
Waspada! Ini 5 Kelompok Makanan Musuh Bebuyutan Penderita Asam Urat di Meja Makan
-
Serangan Asam Urat Bikin Ngilu? Ini 6 Cara Sederhana Mengatasinya dari Dapur dan Kebiasaan Harian
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia