Suara.com - Vitamin C merupakan zat gizi mikro atau mikronutrien yang sangat penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Hanya saja, seorang pakar kesehatan melarang konsumsi vitamin C dosis 1.000 miligram secara berlebihan karena dapat mengancam kesehatan. Hal ini diungkap praktisi kesehatan, dokter Gia Pratama.
Dokter Gia mengatakan, tubuh hanya memiliki kemampuan terbatas dalam menyerap vitamin C yaiti maksimal 2.000 miligram per hari untuk orang dewasa.
"Sistem pencernaan manusia memiliki kemampuan terbatas untuk menyerap vitamin C. Berbagai studi memperlihatkan bahwa penyerapan vitamin C dalam tubuh mengalami penurunan hingga dosisnya tersisa kurang dari 50 persen," ujar dokter Gia dalam acara diskusi Redoxon beberapa waktu lalu.
Sehingga, apabila mengonsumsi dosis vitamin C yang melebihi kemampuan tubuh, ia akan terbuang melalui urine, yang artinya akan membuat kinerja ginjal jadi lebih berat karena harus menyaring dosis vitamin C yang dibutuhkan.
"Lalu, begitu jaringan tubuh mengalami kejenuhan vitamin C (atau kandungan berlimpah), maka jumlah yang berlebih akan terekskresi melalui urine," paparnya.
Kesimpulannya, kata dokter Gia, bagi orang dewasa sehat mengonsumsi vitamin C dosis tinggi memang tidak membahayakan, tapi akan jadi masalah bagi orang dengan gangguan ginjal, karena bisa memperparah pembentukan batu ginjal.
Terlebih untuk orang dengan gangguan pencernaan, asam lambung, diare, hingga nyeri perut, vitamin C bisa mengancam kesehatan.
"Artinya, pada individu yang sehat, vitamin C berdosis tinggi tidak membahayakan tubuh, asalkan tidak melebihi batas dosis maksimal 2.000 miligram per hari,” pungkas dokter Gia.
Baca Juga: Aturan Minum Vitamin C dan 4 Berita Terpopuler Lainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur