Suara.com - Jepang merupakan negara dengan penduduk centenarian alias berumur lebih dari 100 tahun terbanyak di dunia.
Rekor ini tampaknya akan sulit dipecahkan oleh negara lain, setelah laporan sensus penduduk terbaru menyebut jumlah centenarian di Jepang terus bertambah.
Melansir Anadolu Agency, Kementerian Kesehatan menyebut jumlah centenarian di Jepang saat ini mencapai 86.510 orang. Penambahan jumlah penduduk centenarian pun tidak main-main, dengan 6.060 orang melewati usia 100 tahun dalam setahun terakhir.
Laporan ini juga menyebut adanya penambahan jumlah centenarian lelaki, yang saat ini berjumlah 10.060 orang.
Jepang telah meresmikan tanggal 20 September sebagai "Hari Menghormati Lansia" yang dirayakan setiap tahun.
Tahun ini, peningkatan jumlah centenarian juga masih didominasi oleh perempuan, dengan 88,4 persen dari total populasi centenarian.
Provinsi Shimane, Kochi, dan Kagoshima merupakan daerah dengan centenarian terbanyak.
Jepang telah mendata populasi centenarian sejak tahun 1961, di mana pada saat ini, angkatan kelahiran berkurang drastis akibat Perang Dunia Kedua.
Sejumlah laporan menyebut bahwa layanan kesehatan yang terus membaik serta pembangunan infrastruktur yang ramah lansia menjadi penyebab populasi centenarian di Jepang terus bertambah.
Baca Juga: Lansia yang Kesepian saat Sakit Lebih Berisiko Cacat dan Meninggal
Sementara di kesempatan terpisah, Jepang melaporkan jumlah kasus Covid-19 di negaranya naik menjadi 1,7 juta, dengan 16,8 ribu di antaranya meninggal dunia.
Jepang juga terus melaksanakan program vaksinasi nasional dengan 50 persen populasi dari total 126 juta penduduk sudah mendapatkan vaksinasi.
Berita Terkait
-
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia di Grup Neraka Bareng Jepang dan China
-
Sinopsis Film Jepang Kokuho, Bakal Tayang di Bioskop pada 18 Februari Nanti
-
3 Perbedaan Mencolok Ending 5 Centimeters per Second Animasi vs Live Action 2026
-
5 Fakta Video Viral Lansia Dituduh Jukir Liar di Jakarta Utara, Ternyata Pensiunan Guru
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas