Health / konsultasi
Vania Rossa | Lilis Varwati
Olimpiade Tokyo. (Pixabay)

Suara.com - Jepang mengakui bahwa jumlah orang yang dirawat akibat Covid-19 selama pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 lebih banyak daripada yang dilaporkan.

Sebanyak 25 orang dirawat di rumah sakit karena Covid-19, bukannya lima seperti yang dilaporkan sebelumnya.

"Lima awal yang kami laporkan adalah jumlah warga luar negeri yang dirawat di rumah sakit. Kami merilis angka-angka itu untuk mengukur seberapa besar beban yang akan ditanggung orang-orang dari luar negeri terhadap sistem medis," jelas CEO Tokyo 2020 Toshiro Muto dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

Sementara laporan terbaru, 25 kasus positif Covid-19 itu termasuk penduduk Jepang dan pengunjung luar negeri yang dikeluarkan dari karantina dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Dokter Ungkap Manfaat Lain Karaoke: Bisa Latih Fisik Pasien Long Covid-19!

"Angka ini memberikan gambaran situasi yang lebih komprehensif," kata juru bicara Masa Takaya tentang angka yang baru dirilis itu.

Tidak ada alasan yang diberikan mengapa angka pasien rawat inap tersebut tidak dirilis lebih awal.

Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 yang sempat tertunda satu tahun itu telah dilaksanakan pada Juli lalu. Ketika itu, Tokyo sedang berada dalam status darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak seperti Olimpiade sebelumnya, kebanyakan pertandingan olahraga dilakukan tanpa penonton. Para peserta juga diminta untuk meminimalkan kontak langsung satu sama lain dan selalu memakai masker.

Selama Olimpiade, Tokyo yang betugas menjadi tuan rumah alami lonjakan kasus terburuk hingga saat ini. Pada akhir Agustus, Jepang mencatatkan rekor tertinggi hingga 25.000 infeksi harian.

Baca Juga: Unik! Di Bekasi, Vaksinasi Covid-19 untuk Petani Dilakukan Malam Hari

Selama perayaan Olimpiade, setidaknya ada sekitar 50 ribu orang yang terlibat mulai dari atlet, pelatih, panitia, dan petugas lainnya.

Meski begitu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang berkaitan dengan Olimpiade Tokyo tetap rendah dibandingkan dengan angka nasional. Dilapirkan ada 863 kasus positif dikonfirmasi selama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Komentar