Suara.com - Batuk dan pilek merupakan gejala gangguan pernapasan yang dapat menjangkit siapapun, tak terkecuali orang dewasa maupun anak-anak. Pada beberapa kondisi, gangguan pernapasan membutuhkan bantuan alat pernapasan untuk meredakan gejala yang mengganggu tersebut. Seperti misalnya pada anak-anak usia balita yang cenderung menjadi rewel dan sulit mengungkapkan apa yang sedang dirasakannya karena belum bisa mengeluarkan ingus dan dahak selayaknya orang dewasa.
Selain digunakan pada anak-anak, umumnya penggunaan nebulizer juga dapat membantu melegakan pernapasan pada penderita asma akut maupun Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Jika gejala pernapasan ini tidak segera ditangani tentunya akan membahayakan kesehatan penderita. Sebagai solusinya, Anda dapat menggunakan nebulizer sebagai alat terapi inhalasi untuk mengubah obat cair menjadi uap hirup langsung ke sistem saluran pernafasan.
Gejala gangguan pernafasan dapat timbul tanpa mengenal waktu dan kondisi. Maka dari itu, Anda dapat mencoba melakukan langkah awal penanganan gangguan pernapasan sendiri di rumah dengan menggunakan nebulizer. Berikut merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan nebulizer pribadi:
Pastikan peralatan nebulizer berada dalam keadaan bersih sebelum digunakan. Selama proses berlangsung, pengguna wajib memosisikan diri dalam keadaan duduk tegak agar obat dapat langsung diserap mencapai paru-paru.
Patut diketahui bahwa penggunaan nebulizer berfungsi sebagai langkah pengobatan, bukan pencegahan. Ketahui jenis obat yang tepat untuk memberikan hasil yang optimal. Nebulizer hanya dapat bekerja pada obat-obatan cair tertentu yang telah ditentukan dosisnya oleh dokter.
Tidak semua anak dapat bersikap kooperatif saat menggunakan nebulizer. Terutama jika si kecil merasa takut dengan getaran suara dari mesin nebulizer. Maka dari itu, Anda dapat mencoba meletakkan mesin nebulizer di atas permukaan handuk untuk meredam suaranya. Jika serangan gangguan pernapasan tak kunjung membaik, maka sebaiknya segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim tenaga medis.
Pada kondisi pandemi Covid-19 ini, memiliki nebulizer merupakan kewajiban bagi penderita gangguan pernapasan sebagai bantuan pertama saat di rumah. Salah satu produk unggulan berkualitas yang dapat kamu coba adalah Sowell Air Compressing Nebulizer. Sowell Nebulizer merupakan pilihan yang efisien untuk mengatasi gangguan pernapasan pada anak-anak hingga lansia.
Selain itu, alat ini telah dirancang khusus untuk menghasilkan aliran udara secara maksimal 10 liter per menitnya. Dengan fitur frekuensi tekanan uap air yang dapat membantu mengalirkan obat secara maksimal menuju paru-paru. Medical Air Compressing Nebulizer persembahan Sowell ini juga memiliki tampilan yang dapat dengan mudah digunakan di rumah.
Membeli nebulizer merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk menjaga stabilitas saluran pernapasan. Untuk itu, pastikan Anda memilih alat medis terbaik untuk kesehatan anggota keluargamu bersama Sowell. Sowell juga menyediakan beragam produk kesehatan lainnya seperti alat oximeter untuk memantau kadar oksigen dengan mudah di rumah. Pilihlah produk kesehatan terbaik hanya bersama Sowell.
Baca Juga: Kerap Mengganggu, Ini 5 Tips Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur Secara Alami
Berita Terkait
-
Punya Beragam Jenis, Cari Tahu Meditasi yang Cocok Buat Kamu
-
Ingin Paru-paru Anda Bersih dan Sehat, Coba 5 Cara Alami Ini!
-
Zodiak Kesehatan 1 Agustus 2021: Taurus, Lakukan Pernapasan Dalam
-
Atasi Sesak Napas Saat Isolasi Mandiri, Ini 7 Cara Senam Pernapasan untuk Pasien Covid-19
-
Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit