Suara.com - Umumnya orang mandi 2 kali sehari untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit dan menenangkan pikiran. Tapi, ada beberapa kebiasaan mandi yang salah dan bisa berdampak pada kesehatan.
Anda mungkin senang mandi dengan air panas berlama-lama ketika cuaca dingin, seperti di pagi hari. Hussain Abdeh, Superintendent Pharmacist di Medicine Direct, mengatakan mandi air panas dalam waktu lama bisa merusak kesehatan kulit Anda.
Menurut Hussain Abdeh, berlama-lama mandi air panas bisa menimbulkan masalah kulit, karena minyak alami pada kulit menjadi lebih lembut di bawah air panas.
Di satu sisi, mandi air panas juga langkah terbaik untuk membersihkan tubuh setelah tubuh berkeringat, banyak kotoran dan membasuhnya menggunakan sabun. Mandi air panas bisa membantu membersihkannya secara sempurna sehingga tubuh tidak bau badan.
Sayangnya, terlalu lama mandi air panas bisa membuat kulit kehilangan kelembapan esensial yang dibutuhkan agar tetap terhidrasi dan lembut. Akibatnya, kulit akan kering, gatal dan teriritasi.
Kondisi ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti membuat kulit menjadi merah, retak hingga infeksi pada kasus yang parah. Karena itu, Abden merekomendasikan semua orang untuk mandi menggunakan air dingin dan cukup 10 menit saja.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mandi air dingin bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi dalam jurnal PLoS One menemukan bahwa orang yang mandi air dingin 29 persen lebih kecil kemungkinannya untuk sakit karena bekerja atau sekolah.
Beberapa orang juga mengakui mandi air dingin bisa membantu menghilangkan lemak, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi peradangan yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
Tapi, Harvard Health mengatakan bukti mengenai manfaat mandi air dingin ini masih langka atau terlalu sedikit, sehingga belum bisa menarik kesimpulan yang pasti.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Sebabkan Hilangnya Indra Perasa Secara Permanen?
Selain mandi air panas, kesalahan ketika mandi yang bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan adalah keramas atau mencuci rambut setiap hari.
"Meskipun penting untuk menjaga rambut selalu bersih, keramas setiap hari bisa menimbulkan efek yang lebih buruk daripada orang yang jarang keramas atau tidak setiap hari," kata Abdeh dikutip dari Express.
Karena, sampo bisa menghilangkan minyak alami rambut jika Anda keramas setiap hari. Padahal, minyak alami inilah yang membantu rambut tetap kuat dan kenyal.
"Jika Anda terlalu sering keramas, Anda akan kehilangan minyak alami ini sehingga rambut akan lebih kering dan rapuh," jelasnya.
Selain itu, kulit kering dan bersisik di kulit kepala Anda bisa menjadi tempat berkembang biaknya ketombe. Ketombe adalah masalah kulit kepala yang biasanya tidak berbahaya dan tidak bisa menular, tetapi bisa semakin parah ketika stres dan cuaca dingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak