Suara.com - Malaysia beri persetujuan penyuntikan vaksin Covid-19 dari Sinovac untuk anak usia 5-11 tahun. Izin tersebut dikeluarkan langsung oleh Drug Control Authority (DCA) di Malaysia kepada Sinovac Biotech Ltd. untuk merek dagang vaksin CoronaVac.
DCA sebelumnya juga telah menyetujui vaksin CoronaVac untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun. Vaksin CoronaVac itu akan tersedia melalui grup farmasi terintegrasi dan terdaftar di Malaysia, Pharmaniaga Berhad. Dosis vaksin tersedia di sebagian besar klinik dan rumah sakit swasta di seluruh Malaysia.
Vaksin CoronaVac untuk anak-anak pertama kali mendapat izin pakai dari Tiongkok. Setelah itu, sejumlah negara juga memberikan izin serupa, seperti Chili, Brasil, Indonesia, Meksiko, Thailand, Turki dan Hong Kong.
Vaksin CoronaVac disetujui untuk penggunaan darurat atau penggunaan pemasaran bersyarat oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan badan pengawas obat lokal di lebih dari 50 negara dan wilayah.
Dikutip dari keterangan pers Sinovac disebutkan bahwa lebih dari 2,6 miliar dosis vaksin telah didistribusikan ke seluruh dunia. Sebanyak 250 juta dosis di antaranya diberikan kepada anak-anak berusia 3 hingga 17 tahun di Tiongkok, per Januari 2022.
Pada awal Januari lalu, Malaysia juga menyetujui penggunaan vaksin Pfizer untuk anak usia 5-11 tahun.
Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi. Sejak awal tahun 2022, negara itu memangkas waktu tunggu penyuntikkan vaksin untuk mendorong lebih banyak orang melakukan vaksinasi booster, sebagai upaya pencegahan penyebaran varian virus corona Omicron.
Statistik pemerintah menunjukkan sebagian besar penduduk Malaysia telah menerima dua dosis vaksin, termasuk hampir 98 persen orang dewasa dan 88 persen dari mereka berusia 12-17 tahun.
Baca Juga: Penerbangan Kuala Lumpur-Surabaya Belum Normal, Mahasiswa Indonesia di Malaysia Undur Jadwal Pulang
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius