Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan ibu-ibu mengamuk di minimarket telah menjadi viral di media sosial. Ibu-ibu tersebut mengamuk karena membela sang anak yang diduga dituduh mencuri mainan.
Melansir dari ohbulan, wanita itu tidak terima lantaran anaknya dituduh mencuri. Ia lantas meminta penjelasan dari para pekerja minimarket tersebut.
Video itu menjadi viral di jagat maya usai wanita tersebut membuat siaran langsung di Facebook saat ia memarahi karyawan minimarket.
Ia meluapkan amarahnya kepada karyawan minimarket saat itu. Ia mencoba membela anak laki-lakinya yang dituduh mencuri mainan.
"Kamu ada anak tidak? Tak apa kita buat live. Sebab kita tidak mau kedaimu ceroboh. Sekurang-kurangnya pengajaran kepada pelanggan lain supaya kamu tidak asal menuduh," kecamnya kepada karyawan minimarket.
Dalam video yang beredar luas, anak laki-laki dari ibu itu terlihat menangis kejer. Tak hanya itu, ia juga menendang-nendang barang yang berada di kedai tersebut.
Ibu-ibu itu meminta para karyawan untuk membuat laporan kepada polisi dan meminta untuk melihat rekaman CCTV jika anaknya benar mencuri.
Ia masih terlihat membentak-bentak karyawan minimarket yang diduga telah menuduh anaknya mencuri. Ia juga meminta karyawan untuk meminta maaf kepada anaknya.
Klarifikasi dan minta maaf
Baca Juga: Viral 21 Supermoto Terobos Jalan Tol, Ujungnya Diciduk Polisi
Usai video siaran langsungnya viral dan diunggah berulang kali oleh para pengguna media sosial, akhirnya ibu-ibu yang mengecam karyawan minimarket itu memberi klarifikasinya.
Pasalnya, tidak sedikit pula warganet yang mengecam tindakannya karena tidak bisa mengendalikan emosinya bahkan sampai membuat siaran langsung.
Menyadur dari lobakmerah, ia pergi ke minimarket tersebut dan meminta maaf atas perbuatannya karena telah membentak para karyawan minimarket.
Ia juga telah melihat rekaman CCTV dan anaknya tidak terbukti bersalah. Kedua belah pihak akhirnya berdamai dan saling memaafkan perbuatan masing-masing.
Ibu-ibu yang diketahui dikenal dengan julukan Kak Long itu bersedia membayar kerusakan yang dibuat anaknya karena telah menendang-nendang barang sebelumnya.
Namun, pihak minimarket menolak dan mengatakan tidak ada barang yang rusak. Ibu-ibu yang sebelumnya viral mengamuk kepada karyawan minimarket ini mengakui kesalahannya karena terlalu terbawa emosi.
Berita Terkait
-
Viral Mobil Parkir Sembarangan di Rel Kereta Aktif di Solo, Warga Gotong Royong Geser Paksa saat Kereta Melintas
-
Foto Paspor Wanita Ini Viral, Wajahnya Disebut Mirip dengan Presiden Rusia Vladimir Putin
-
Heboh! Pria Memaksa Minta Uang di Lampu Merah, Tak Diberi Malah Colek Pantat Wanita, Aksinya Tuai Kecaman
-
Apes! Pria Ini Niat Curi Gas LPG, saat Loncat dari Tembok Malah Ketiban Tabung Gas Curiannya
-
Ngakak! Aksi Pelajar Lakukan Roll Depan Mulus, Eh Akhirnya Plot Twist Abis, Warganet: Semua Dilakukan Demi Ayang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan
-
Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak
-
Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari
-
Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027
-
Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring
-
Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana
-
Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih
-
5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja