Suara.com - Seorang remaja yang beralih dari rokok ke vaping justru membuat oragan paru-paru miliknya rusak seperti orang berusia 80 tahun. Ia mengalami gagal organ.
Ewan Fisher merokok tetapi beralih untuk meningkatkan keterampilan tinjunya. Tetapi pada usia 16 tahun, paru-parunya gagal pada malam sebelum dia memulai ujian GCSE.
Dia menghabiskan berminggu-minggu dalam perawatan intensif dan kemudian membutuhkan paru-paru buatan untuk bertahan hidup. Ewan menghabiskan 10 minggu di rumah sakit saat para dokter berjuang untuk menyelamatkan hidupnya. Demikian seperti dikutip dari The Sun.
Sekarang di usianya yang ke 20 dia bilang dia masih berjuang dengan napasnya. Dia bermimpi menjadi petinju profesional, tetapi sekarang Ewan kehabisan napas hanya dengan menaiki tangga.
"Saya telah kehilangan karir tinju saya dan saya telah kehilangan banyak hal yang biasa saya lakukan dalam hidup.
"Mereka mengatakan bahwa paru-paru saya tampak seperti orang berusia 80 tahun yang telah merokok sepanjang hidup mereka, jadi mereka pasti sangat buruk."
Ewan, yang tinggal di Nottingham, sekarang memiliki masalah parah dengan paru-parunya dan mengatakan dia juga menderita masalah kesehatan mental.
Dia mengatakan dokter awalnya mengatakan kepadanya bahwa dia akan sembuh total.
Pada tahun 2020 dia berkata: "Mereka mengatakan paru-paru saya akan pulih sepenuhnya dalam waktu dua tahun tetapi itu sudah jauh lebih lama dan saya bahkan tidak akan mengatakan mereka dalam kondisi 60 persen.
Baca Juga: Bisa Jadi Tanda Gejala Kanker Paru-paru, Jangan Abaikan Perubahan Suara Ini
“Dulu saya sangat sehat. Saya biasa berlari setiap malam dan saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Saat panas itu mengacaukan paru-paruku. Saya menggunakan steroid untuk membantu mereka mengatasinya.
“Saya tidak bisa lari, saya benar-benar berjuang di atas bukit. Itu menghancurkan semua sendi saya. Hidup saya berubah secara besar-besaran.
"Kakek saya lebih bugar dari saya dan dia 65 tahun. Ketika saya di rumah sakit, mereka mengatakan saya memiliki paru-paru perokok seumur hidup berusia 80 tahun dan saya hanya vaping selama lima atau enam bulan."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak