Suara.com - Dari memproduksi jus empedu untuk pencernaan makanan hingga membuang racun dari darah, hati atau liver memiliki banyak fungsi vital untuk dimainkan dalam sehari. Terletak di kuadran kanan atas perut, hati juga berperan aktif dalam fungsi metabolisme dan sintetis tubuh.
Jadi, setiap kelainan pada fungsi organ dapat menyebabkan gangguan pada kerja seluruh tubuh, dan tanda-tandanya dapat terlihat dengan cara yang berbeda.
Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan gagal hati, yang mengakibatkan transplantasi organ atau bahkan kematian. Mengidentifikasi tanda-tanda kerusakan hati pada tahap awal dapat membantu untuk mengambil tindakan yang tepat pada waktu yang tepat.
Berikut adalah lima tanda peringatan bahwa liver tidak bekerja dengan baik.
Penyakit kuning
Penyakit kuning adalah suatu kondisi di mana kulit dan bagian putih mata menjadi kuning. Bahkan urin tampak berwarna kuning tua. Ini adalah tanda-tanda kerusakan hati dan petunjuk halus dari kondisi mendasar lainnya. Penyakit kuning dapat terjadi ketika hati gagal memproses sel darah merah secara efisien yang mengakibatkan pembentukan bilirubin, yang merupakan sejenis pigmen. Hati yang sehat menyerap bilirubin dan mengubahnya menjadi empedu, yang mengambil bagian dalam proses pencernaan dan sisanya dikeluarkan melalui tinja.
Kulit gatal
Setiap masalah dalam fungsi normal hati menyebabkan akumulasi kadar garam empedu yang tinggi di bawah kulit. Hal ini akhirnya menyebabkan kulit gatal dan bersisik. Masalah kulit yang berkembang secara acak umumnya disebabkan karena masalah hati. Mereka adalah tanda pertama dan tanda dari kondisi tersebut. Namun, tidak semua orang yang menderita masalah kulit gatal memiliki kadar empedu yang tinggi. Bisa juga karena kondisi lain.
Kehilangan nafsu makan
Baca Juga: 3 Tips Menyenangkan Hati Pasangan, Wajib Tahu!
Salah satu fungsi dari cairan empedu yang dihasilkan oleh hati adalah untuk membantu proses pencernaan makanan. Secara alami, ketika hati tidak berfungsi dengan baik, itu mengganggu fungsi hati, yang menyebabkan hilangnya nafsu makan. Hal ini selanjutnya menyebabkan penurunan berat badan, sakit perut, mual, dan penurunan berat badan.
Sering berdarah dan memar
Jika Anda mudah memar atau jika luka Anda membutuhkan waktu untuk sembuh, konsultasikan dengan dokter Anda untuk memastikan hati Anda bekerja dengan baik. Pendarahan atau memar setelah cedera disebabkan karena kurangnya protein spesifik yang dibutuhkan untuk pembekuan darah. Protein yang dibutuhkan diproduksi oleh hati, yang dapat terganggu karena kondisi hati yang mendasarinya. Dalam beberapa kasus, orang bahkan muntah darah atau melihat darah di tinja ketika menderita masalah hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman