Suara.com - Parfum bisa menjadi salah satu cara untuk bisa menambah rasa percaya diri. Tapi, sebaiknya jangan pernah menyemprotan parfum ke vagina.
“Ada banyak perempuan di luar sana yang, untuk merasa bersih dan segar, menggunakan banyak produk kebersihan keperempuanan seperti douche, lap, pembersih intim dan bahkan deodoran dan parfum. Namun apakah produk tersebut benar-benar membantu menjaga kesehatan vagina? Beberapa mungkin merasa sakit hati mendengar ini, tetapi sebenarnya tidak! Vagina normal tidak berbau seperti mawar, dan tentu saja tidak perlu membuatnya berbau seperti itu. Parfum vagina bisa lebih berbahaya daripada kebaikan,” kata Dr Aruna Kalra, ginekolog & dokter kandungan senior di Rumah Sakit CK Birla seperti dikutip dari Healthshots.
Masalahnya adalah bahwa vagina memiliki beberapa bakteri baik dan sehat yang ada di dalamnya. Dengan pH sekitar 4,5, vagina memiliki lingkungan yang cukup asam yang membantu pertumbuhan bakteri baik dan sehat serta mencegah pertumbuhan dan perkembangan bakteri jahat (berbahaya).
Bakteri baik, seperti probiotik, juga membantu menjaga tingkat pH atau tingkat keasaman vagina. Sekarang, ketika Anda menggunakan parfum vagina, itu membunuh bakteri di sana, termasuk bakteri sehat yang dibutuhkan vagina. Karena itu, tingkat pH vagina terpengaruh.
“Tanpa bakteri baik dan sehat, perkembangan bakteri jahat dan ragi meningkat. Pertumbuhan jamur yang berlebihan bahkan dapat menyebabkan infeksi jamur yang menyebabkan sensasi terbakar di dalam dan sekitar vagina Anda dan juga gatal. Oleh karena itu, aroma dan wewangian tersebut dapat menyebabkan iritasi pada lapisan vagina Anda. Mereka bahkan dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit di sekitar vagina Anda,” saran Dr Kalra.
Selain itu kamu harus menahan diri dari semua produk beraroma ini seperti pembalut beraroma, pencuci beraroma, dan lain-lain. Penting untuk diingat bahwa vagina yang sehat memiliki baunya sendiri yang alami dan normal.
Baunya bukan berarti kotor. Bahkan, itu membersihkan diri. Percayai vagina Anda dan perlakukan dengan benar. Cuci vagina Anda hanya dengan air hangat dan sisa pembersihan akan dilakukan oleh vagina Anda sendiri.
“Jika Anda menemukan bahwa vagina Anda mulai berbau berbeda dari biasanya, mungkin ada beberapa alasan yang menyertainya. Misalnya, setelah berolahraga, bau vagina Anda mungkin berbeda. Namun, jika Anda merasakan perubahan bau vagina secara tiba-tiba atau merasa bahwa bau vagina Anda terlalu kuat, disarankan untuk mengunjungi dokter,” saran dr Kalra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
Terkini
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Hasil Penelitian: Nutrisi Tepat Sejak Dini Bisa Pangkas Biaya Rumah Sakit Hingga 4 Kali Lipat
-
Cegah Bau Mulut akibat Celah Gigi Palsu, Ini Penjelasan Studi dan Solusi untuk Pengguna
-
Stop Jilat Bibir! Ini 6 Rahasia Ampuh Atasi Bibir Kering Menurut Dokter
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
-
Panduan Memilih Yogurt Premium untuk Me-Time Sehat, Nikmat, dan Nggak Bikin Bosan
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?
-
Stop Diet Ketat! Ini 3 Rahasia Metabolisme Kuat ala Pakar Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Kasus Terbanyak: Depresi, Anxiety, dan Skizofrenia
-
Rekomendasi Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh yang Mudah Ditemukan di Apotek