Suara.com - Di tengah wabah monkeypox atau cacar monyet yang bertambah, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengeluarkan pedoman untuk membatasi kontak dengan anggota rumah tangga lainnya.
Pihak berwenang di Inggris sedang meningkatkan upaya untuk mengatasi wabah cacar monyet. Salah satu cara yang ditempuh menyarankan penderita untuk tidur di kamar terpisah dan menggunakan kamar mandi terpisah dengan orang lain.
UKSHA juga menyarankan semua orang dengan cacar monyet untuk memenuhi kriteria berikut sebelum mengakhiri masa isolasi mereka.
- Suhu tubuh sudah tidak tinggi selama 72 jam
- Semua lesi di bagian tubuh mana pun telah menjadi keropeng dan mengelupas.
- Tidak ada lesi baru yang terbentuk dalam 48 jam sebelumnya
- Tidak ada luka di mulut
Orang dengan gejala cacar monyet yang tinggal satu atap dengan orang lain yang sehat, juga disarankan menjalankan langkah-langkah kebersihan yang baik dan benar.
Jika memungkinkan, mereka harus menggunakan ruangan terpisah dan setidaknya berjarak tiga langkah dari anggota rumah tangga lainnya.
Kontak fisik juga harus dihindari, terutama dengan anak kecil, ibu hamil dan individu yang mengalami imunosupresi.
Binatu juga harus disimpan terpisah dari anggota rumah tangga lainnya dan kontak dekat dengan hewan peliharaan juga harus dibatasi.
"Karena risiko tertinggi penularan cacar monyet terjadi di lingkungan rumah," kata UKHSA dikutip dari Express.
Panduan baru menyarankan orang dengan infeksi Monkeypox mengambil langkah-langkah untuk mencoba dan membatasi transisi dengan rumah tangga.
Baca Juga: Lambung Kayak Diperes, Kronologi Irfan Hakim Dilarikan ke RS Gegara Keripik Terpedas di Dunia
Virus yang terkait erat dengan cacar monyet menyebar di antara manusia melalui kontak dengan keropeng, luka, atau cairan tubuh yang menular.
“Isolasi diri adalah langkah penting untuk melindungi orang lain dari Monkeypox," kata Kepala Penasihat Medis di UKHSA, Dokter Susan Hopkins.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit