Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pengunjung Pekan Raya Jakarta alias Jakarta Fair untuk tetap menggunakan masker serta melakukan protokol kesehatan.
Tak lupa, Menkes Budi Gunadi juga mengajak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster untuk segera melakukannya.
Pesan ini disampaikan Menkes Budi saat mengunjungi booth Kementerian Kesehatan pada Senin (11/7/2022) kemarin.
"(Booth Kemenkes) ini untuk mendekatkan program kepada masyarakat. Selain menampilkan program-program Kemenkes, kita juga memberikan layanan kesehatan gratis seperti cek HB, cek kolesterol dan vaksinasi,” katanya dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Pemeriksaan kesehatan tersebut bisa didapatkan di Hall B2 nomor 11, 11B, 12, dan 12A mulai pukul 16.00 sampai 22.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat. Sedangkan, di hari Sabtu sampai Minggu pukul 11.00 sampai 19.00 WIB.
Dengan kehadiran Kemenkes di Jakarta Fair, Menkes mengajak para pengunjung untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, terutama vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas tubuh serta mencegah masuk RS saat terinfeksi COVID-19.
“Jadi sambil belanja, sambil memeriksakan kesehatan atau vaksin booster juga disini,” ajak Menkes.
Lebih lanjut, melihat antusiasme pengunjung yang tinggi karena PRJ sebelumnya sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, Menkes mengimbau para pengunjung booth Kemenkes maupun Jakarta Fair untuk tetap disiplin protokol kesehatan seperti memakai masker dan menghindari kerumunan serta menyegerakan vaksinasi dosis lengkap maupun booster COVID-19 yang disediakan di beberapa titik di Jakarta Fair.
“Untuk para pengunjung Jakarta Fair, jangan lupa selalu disiplin menggunakan masker dan cari tempat untuk booster,” pesan Menkes.
Baca Juga: Jemaah Haji Harus Jalani Pemeriksaan Gejala Covid-19, Satgas Covid-19: Tak Perlu Cemas dan Khawatir
Tag
Berita Terkait
-
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
-
ISPA hingga Diare Dominasi Penyakit di Wilayah Bencana Sumatera, Menkes: Campak Paling Dikhawatirkan
-
Tiket Domestik Mahal, Relawan Nakes ke Lokasi Bencana di Sumatra Lewat Malaysia
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar