Suara.com - Balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga tak jarang kerap lakukan eksplorasi terhadap barang-barang di sekitarnya. Tetapi, lantaran perlu mengerjakan hal lain, orang tua mungkin tidak bisa selalu mengawasi anak setiap detik.
Oleh sebab itu, sangat penting menyediakan barang-barang yang aman untuk balita. Psikolog anak Marsha Tengker, M.Psi., membagikan lima tips untuk para ibu dalam belanja kebutuhan balita. Tentunya, tidak hanya aman tapi juga hemat.
"Pertama, pasti keamanannya bagi anak. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhannya, apakah barang ini memang direkomendasikan sama ahlinya dan juga kayak misalnya aman itu betul-betul bukan dari sumber yang salah informasinya," kata Marsha saat webinar bersama Tentang Anak beberapa waktu lalu.
Ia mengingatkan, pentingnya informasi dari sumber yang kredibel dan ahli yang benar-benar kompeten dibidang kesehatan anak. Terutama saat berbelanja lewat e-commerce, orang tua sebaiknya membaca secara teliti setiap deskripsi produk.
"Karena kalau nggak ahli, kita nggak bisa pertanggungjawabkan keamanannya. Kalau fitur belanja Tentang Anak aku yakin asli karena memang sudah bermitra dengan brand yang direkomendasikan," ujarnya.
Adik Nagita Slavina itu mengaku sering berbelanja kebutuhan anak secara online melalui platform Tentang Anak. Alasannya, karena menurutnya barang yang direkomendasikan benar-benar telah berdasarkan kurasi yang aman dari ahlinya.
Ia juga merasa, fitur belanja yang tidak repot karena pengiriman produk sekaligus dilakukan dalam sekali meskipun dari berbeda toko.
"Betul-betul kita belanja langsung check out yang datang juga langsung jadi satu. Jadi satu box kebutuhan sekali belanja, itu juga memudahkan hitung-hitungan dalam sebulan kira-kira kita butuh pengeluaran berapa untuk anak," ujarnya.
Sistem pengiriman satu kali tersebut, menurutnya juga jadi trik untuk berhemat ongkos kirim. Marsha sendiri mengaku kalau dia pun selalu selektif soal harga saat berbelanja, meskipun selisihnya sedikit.
"Harga yang bersaing juga penting banget, gimanapun juga kita biasanya ibu-ibu beda Rp 1.000 atau Rp 2.000 aja tetap dicari. Aku pun tipe ibu-ibu yang kayak gitu juga untuk melihat dan memilah-milah mana yang lebih ekonomis," tuturnya.
Berita Terkait
-
Menteri PPPA Soroti Vonis 9,5 Tahun Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Balita di Medan
-
Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Tekan Stunting di Tamansari Bogor
-
Pernah Berada di Fase Sulit, Fuji Mengaku Sempat Konsultasi dengan Psikolog
-
Mudah Marah ke Orang Tua tapi Ramah ke Orang Lain? Begini Kata Psikolog
-
Produksi Makanan Siap Santap, Solusi Pangan Bernutrisi saat Darurat Bencana
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak