Suara.com - Dampak stunting tidak hanya dialami oleh anak, tapi juga ibu. Seperti yang diketahui, stunting merupakan kondisi kegagalan tumbuh karena kekurangan gizi dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Rimbawan mengatakan kondisi stunting tidak hanya menyebabkan adanya gangguan pada fisik, tetapi juga perkembangan otak. Hal ini akan memengaruhi produktivitas anak dan kreativitasnya di usia produktif.
“Akibat stunting tidak hanya terganggunya pertumbuhan fisik seperti kerdil, pendek, tetapi juga terganggu perkembangan otaknya yang tentunya sangat memengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas, dan kreativitas di usia-usia produktif,” ucap Dr. Rimbawan webinar Bersama Cegah Stunting Melalui Aksi ABCDE beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Dr. Rimbawan menuturkan, kondisi stunting ini tidak hanya dipengaruhi masuknya nutrisi saat anak sudah lahir, tetapi juga saat sang ibu sedang hamil. Oleh sebab itu, para ibu hamil diharapkan untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya semasa kehamilan.
Jika para ibu kekurangan nutrisi hal tersebut akan menyebabkan defisiensi zat gizi kehamilan. Kondisi itu dapat memengaruhi kondisinya saat hamil serta bayinya. Beberapa dampak defisiensi saat kehamilan di antaranya.
Dampak defisiensi pada ibu
Pendarahan (penyebab kematian pada 60 persen ibu hamil). Hal ini terjadi karena ibu hamil kekurangan asam amino (arginin, glutamin), kalsium, zat besi, FUFA, dan vitamin K.
Anemia akibat kurangnya zat besi pada ibu. Kondisi ini juga menyebabkan menurunnya tranpor oksigen ke jaringan tubuh sehingga mengganggu metabolisme zat gizi makro dan produksi ATP
Kekurangan energi kronis yang memengaruhi kondisi saat hamil dan melahirkan
Baca Juga: 4 Manfaat Ikan Patin bagi Kesehatan, Juga dapat Menyehatkan Tulang!
Dampak defisiensi pada bayi
Bayi dapat mengalami Neural tube defects, yaitu salah satu kelainan kongenital pada sistem saraf pusat yang diakibatkan oleh kegagalan tuba neural untuk menutup. Hal ini terjadi karena kurangnya asam folat, dan vitamin B12 saat hamil.
Anemia pada bayi karena kurangnya zat besi. Kondisi ini juga menyebabkan bayi mengalami masalah gangguan mental, motorik, sosio-emosional, serta masalah fungsi fisiologis sistem saraf.
Creatinism, yaitu penyakit hipotiroidisme bawaan karena kurangnya iodium yang dapat menyebabkan keterbelakangan mental dan kelainan pertumbuhan pada anak.
Berita Terkait
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
MBG Watch Segel Kantor BGN, Tuntut Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?