Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi menanggapi santai somasi yang dilayangkan Forum Dokter Peduli Ketahanan Kesehatan Nasional (FDPKKN) beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, somasi tersebut diberikan karena FDPKKN menilai pernyataan Budi terkait biaya penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) hingga biaya Satuan Kredit Profesi (SKP) pada agenda Public Hearing RUU Kesehatan adalah keliru.
Pasalnya, biaya untuk menerbitkan surat tersebut tidak mencapai Rp 6 juta seperti yang dikatakan Budi. Oleh sebab itu, FDPKKN melayangkan somasi agar Menkes memberikan klarifikasi atas pernyataannya itu.
Menanggapi hal itu, Menkes Budi Gunadimengatakan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan somasi yang disampaikan kepadanya. Menurutnya, terdapat urusan yang lebih baik dipikirkan yaitu transformasi kesehatan guna meningkatkan akses pelayanan dan kualitas untuk masyarakat.
“Saya enggak terlalu memikirkan somasi, saat ini ada urusan yang lebih baik yaitu peningkatan pelayanan dan kualitas kesehatan di masyarakat,” ucap Budi dalam Pertemuan Menkes RI dengan 9 Koalisi Pendukung RUU Kesehatan di gedung Kemenkes, Senin (17/4).
Lebih lanjut, Budi mengaku, tidak masalah jika adanya perbedaan pendapat dari pihak FDPKKN. Menurutnya, perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal yang wajar terjadi. Hal yang terpenting yaitu tidak terbawa perasaan ketika berbeda pendapat.
Selain itu bagi Budi masih banyak urusan kesehatan yang perlu difokuskan termasuk meneruskan 6 pilar transformasi kesehatan.
“Kalau ada perbedaan pendapat itu biasa dalam demokrasi. Yang penting enggak ada yang baper. Kalau mereka sibuk-sibuk mau somasi yaudah, Kalau saya mau fokus atasi masalah-masalah kesehatan lainnya,” ungkap Budi.
Tidak hanya itu, Budi sendiri juga punya pengalaman saat dirinya menjabat sebagai Menkes. Ia bahkan mengaku pernah mengundang kepada orang-orang yang benci Kemenkes untuk diskusi.
Baca Juga: Lina Mukherjee Mencak-mencak Disebut Pernah Masuk Rumah Sakit Jiwa: Tunggu Somasi Gua!
“Perdebatan biasa, semua orang banyak bicara. Saya terbiasa diskusi, kalau beda pendapat oke. Ketika saya jadi Menkes saya undang yang benci kemenkes," ujarnya.
Di samping itu, sebanyak 17 organisasi tenaga kesehatan siap membela Menkes atas somasi yang dituduhkan. Wakil Ketua Umum Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI), Deby Vinski mengatakan, pihaknya dan organisasi lainnya siap memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Kesehatan atas somasi tersebut
“Kami 17 organisasi tenaga kesehatan mendukung Menkes (Budi). Kami bersama Menkes menghadapi somasi," Ucap Deby.
Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan data-data jika memang suatu saat dibutuhkan.
“Apapun yang dibutuhkan oleh Pak menteri akan kami berikan termasuk data biaya pengurusan STR dan SIP yang sangat mahal,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia