Suara.com - Orang yang mengidap asam urat tinggi bisa saja berpuasa selama Ramadan. Akan tetapi, ketika waktu berbuka dan sahur dianjurkan untuk menjaga sumber makanan yang dikonsumsi agar tidak menyebabkan lonjakan terhadao asam uratnya.
Dokter spesialis penyakit dalam dr. Gladys Sudiyanto, Sp.PD., menyarankan kepada orang yang memiliki kadar asam urat tinggi untuk konsumsi makanan sahur dan berbuka puasa berupa makanan yang rendah purin.
"Purin adalah protein yang memang secara alami dihasilkan oleh tubuh. Namun, purin di dalam tubuh dapat saja meningkat akibat asupan makanan yang tinggi purin," jelas dokter Gladys dalam keterangannya.
Selain itu, karena penderita asam urat tinggi harus menjaga berat badan idealnya, penting juga untuk memilih makanan yang tinggi serat, rendah lemak, dan mengandung protein tinggi.
Berikut ini beberapa rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi penderita asam urat saat sahur dan berbuka puasa:
- Protein, seperti ikan salmon, kedelai, dan telur.
- Buah dan sayur, seperti ceri, jeruk, stroberi, sayuran hijau. Walau beberapa sayuran hijau mengandung tinggi purin, penelitian menyebutkan hal ini tidak berdampak pada kandungan asam urat dalam tubuh dan punya manfaat yang lebih banyak.
3. Karbohidrat kompleks, seperti nasi merah serta roti dan pasta gandum utuh. - Produk susu rendah lemak, seperti yogurt dan keju.
Sementara itu, minuman yang baik dikonsumsi oleh penderita asam urat saat sahur dan berbuka ialah air putih dan susu tanpa lemak (skimmed milk). Penting untuk mengkonsumsi air putih kurang lebih 2 liter setiap hari. Hal ini untuk mencegah terjadinya pemekatan kristal asam urat di ginjal sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya sakit asam urat di kemudian hari.
"Berpuasa bagi penderita asam urat sebenarnya boleh-boleh saja. Sebab, penelitian menyebutkan juga hampir tidak ada risiko yang signifikan untuk orang yang punya asam urat akan mengalami asam urat tinggi atau masalah ginjal akibat berpuasa. Namun, beberapa kondisi tertentu memang membuat Anda sebaiknya tidak perlu berpuasa," kata dokter Gladys.
Dia memberikan contoh, saat nyeri sendi sedang kambuh hingga menyebabkan nyeri yang sangat hebat, sebaiknya tidak berpuasa. Sebab, pada saat itu mungkin saja butuh minum obat.
Menurut dokter Gladys, orang yang telah mengalami komplikasi berupa penyakit ginjal kronis akibat asam urat yang tinggi juga sebaiknya tidak berpuasa. Sebuah penelitian menunjukkan orang yang memiliki penyakit ginjal kronis stadium 3 mengalami perburukan fungsi ginjal akibat berpuasa.
Baca Juga: Duduk Satu Meja Bareng Jokowi dan Prabowo di Buka Puasa Istana, Airlangga Ngaku Bahas Ini
"Kondisi itu bisa jadi disebabkan oleh kurangnya asupan cairan dan keseimbangan elektrolit yang terganggu selama berpuasa. Bukan cuma itu, penderita asam urat juga sebaiknya segera membatalkan puasanya jika muncul tanda-tanda dehidrasi," sarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik