1. Clomiphene
Salah satu obat untuk mengatasi nyeri pada saat menstruasi adalah Clomiphene. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan kesuburan namun juga efektif dalam memperlancar siklus menstruasi.
2. Gonadotropin
Obat lainnya seperti Gonadotropin dapat mengatasi nyeri hebat saat menstruasi. Obat ini digunakan untuk mengatasi masalah ketidaksuburan dengan merangsang ovarium untuk melepaskan sel telur yang matang.
3. Progestin
Progestin merupakan salah satu obat menstruasi terbaik untuk mengurangi rasa nyeri tak tertahankan. Progestin adalah golongan obat yang banyak terdapat di pil KB dan berfungsi untuk menyeimbangkan kadar hormon reproduksi agar siklus menstruasi teratur.
4. Metformin
Obat ini digunakan untuk mengatasi gejala PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) yang dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Dosisnya diberikan dokter sebanyak 500 mg hingga 2000 mg per hari, tergantung pada respons pasien.
5. Primolut
Obat ini dapat mengatasi pendarahan disfungsional dan membantu mengatur waktu menstruasi. Untuk dosisnya, umumnya 1-2 tablet sehari selama 10 hari sesuai anjuran dokter.
Sebelum menggunakan obat-obatan ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan diagnosis yang tepat dan menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Berita Terkait
-
Kenali Penyebab Nyeri Haid, IDI Deiyai Berikan Informasi Pengobatan
-
Ulasan Buku Period Power, Meningkatkan Produktivitas Saat Datang Bulan
-
Haid Tidak Teratur? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Secara Alami
-
7 Bahan Alami untuk Pelancar Haid yang Aman dan Berkhasiat
-
Penyebab Bau Tidak Sedap Saat Menstruasi, Wanita Wajib Tahu!
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur