Suara.com - Kamu mungkin bertanya-tanya, apa perbedaan herbal untuk katarak dan glaukoma, serta seberapa efektifkah tanaman obat tersebut dalam membantu kesehatan mata? Ini adalah pertanyaan yang semakin sering muncul di tengah tren pengobatan alami yang kian digemari.
Katarak dan glaukoma adalah dua gangguan mata berbeda yang sering kali disalahartikan. Meskipun sama-sama dapat menyebabkan kebutaan, penyebab dan penanganannya tidak serupa. Menariknya, pendekatan herbal dalam pengobatan kedua kondisi ini telah mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan praktisi medis.
Disadur dari situs pafibangil.org, berikut fakta penting perbedaan herbal untuk katarak dan glaukoma yang harus kamu tahu.
1. Perbedaan Dasar Katarak dan Glaukoma
Katarak ditandai dengan kekeruhan lensa mata yang biasanya terjadi akibat proses penuaan, meski faktor lain seperti diabetes dan paparan sinar UV berlebih juga berperan. Sedangkan glaukoma terjadi karena peningkatan tekanan intraokular yang merusak saraf optik, sehingga penglihatan menyempit secara perlahan.
Perbedaan inilah yang mendasari penggunaan jenis herbal tertentu dalam penanganannya. Kamu tidak bisa mengobati glaukoma dengan herbal untuk katarak, begitu pula sebaliknya.
2. Herbal untuk Katarak
Untuk mengatasi katarak, tanaman obat dengan kandungan antioksidan tinggi sangat direkomendasikan. Menurut riset dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung antosianin yang berperan penting dalam melawan radikal bebas penyebab kekeruhan lensa.
Selain itu, buah bilberry dan wortel juga kaya akan vitamin A dan C yang dikenal mendukung kesehatan mata. Cara penggunaannya cukup sederhana, mulai dari konsumsi langsung dalam bentuk jus, hingga diseduh seperti teh herbal.
Baca Juga: 7 Cara Mengetahui Reaksi Alergi Terhadap Herbal Sebelum Terlambat
3. Herbal untuk Glaukoma
Berbeda dengan katarak, glaukoma lebih menuntut pengobatan yang mampu menurunkan tekanan di dalam bola mata. Studi dari Universitas Airlangga menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) berpotensi menurunkan tekanan intraokular berkat kandungan flavonoid dan tanin yang membantu relaksasi otot mata.
Selain itu, pegagan (Centella asiatica) telah lama digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah, termasuk ke mata. Biasanya dikonsumsi dalam bentuk kapsul herbal atau rebusan air.
4. Efektivitas dan Penggunaan yang Aman
Kamu wajib tahu bahwa penggunaan herbal tidak boleh menggantikan pengobatan medis tanpa pengawasan profesional. Menurut data pada publikasi artikel dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), penggunaan herbal seperti bunga telang dan daun sirih merah aman selama dosisnya terkontrol dan tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat kimia tanpa konsultasi dokter.
Herbal juga bekerja secara bertahap, sehingga hasilnya tidak bisa secepat obat sintetis. Namun dengan konsumsi rutin dan pola hidup sehat, banyak penderita merasakan manfaat signifikan.
Berita Terkait
-
7 Cara Mengetahui Reaksi Alergi Terhadap Herbal Sebelum Terlambat
-
5 Ramuan Herbal untuk Sakit Gigi Berlubang yang Ampuh dan Terbukti Ilmiah
-
7 Fakta Mengejutkan tentang Herbal Langka yang Hampir Punah
-
7 Herbal Ampuh Pengganti Obat Kimia untuk Atasi Hipertensi Tanpa Efek Samping
-
7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya