Setelah data terverifikasi, sistem akan menampilkan laman persetujuan untuk memulai proses skrining. Anda hanya perlu menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku untuk melanjutkan.
Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir data diri yang lebih lengkap. Ini mencakup informasi seperti tinggi badan, berat badan, tingkat pendidikan, dan kontak keluarga yang bisa dihubungi.
Kemudian, Anda akan dihadapkan pada serangkaian pertanyaan mengenai riwayat kesehatan dan gaya hidup. Jawablah semua pertanyaan yang diajukan dengan jujur dan seakurat mungkin.
Platform populer lainnya adalah aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh di ponsel pintar. Aplikasi ini menawarkan berbagai layanan JKN-KIS dalam satu genggaman, termasuk fitur skrining.
Setelah masuk ke akun Anda di aplikasi Mobile JKN, cari menu "Skrining Riwayat Kesehatan". Menu ini biasanya mudah ditemukan di halaman utama atau di dalam kategori layanan lainnya.
Sama seperti versi web, Anda akan diminta untuk memilih anggota keluarga yang akan diskrining dan menyetujui pernyataan konfirmasi. Proses pengisian kuesioner pun akan dimulai setelahnya.
Inovasi terbaru dari BPJS Kesehatan adalah penyediaan layanan skrining melalui WhatsApp PANDAWA. PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) memudahkan peserta yang lebih akrab dengan aplikasi pesan instan.
Untuk memulai, kirimkan pesan ke nomor resmi PANDAWA di 0811-8165-165. Kemudian, ikuti instruksi yang diberikan oleh sistem chatbot untuk memilih menu skrining riwayat kesehatan.
Setelah Anda menyelesaikan pengisian kuesioner melalui salah satu platform tersebut, sistem akan memproses jawaban Anda. Hasil skrining akan ditampilkan secara otomatis dan instan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Boyong Golden Trophy 2025, GRC Jadi Kunci Layanan
Hasilnya akan mengklasifikasikan tingkat risiko Anda untuk setiap penyakit ke dalam tiga kategori. Kategori tersebut adalah risiko rendah, sedang, atau tinggi.
Jika hasil skrining menunjukkan Anda memiliki risiko rendah, sistem akan memberikan saran untuk menjaga pola hidup sehat. Anda juga akan diingatkan jadwal untuk melakukan skrining kembali di tahun berikutnya.
Namun, jika hasilnya menunjukkan risiko sedang atau tinggi, ini adalah sinyal penting bagi Anda. Peserta dengan kategori ini sangat disarankan untuk tidak menunda dan segera mengambil langkah selanjutnya.
Langkah tindak lanjut yang direkomendasikan adalah mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat Anda terdaftar. FKTP bisa berupa puskesmas, klinik pratama, atau dokter praktik perorangan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Di FKTP, tunjukkan hasil skrining digital Anda kepada petugas kesehatan atau dokter. Informasi ini akan menjadi dasar bagi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan lanjutan ini bisa meliputi berbagai tes diagnostik. Contohnya termasuk tes laboratorium seperti cek gula darah, kolesterol, atau pemeriksaan penunjang lainnya sesuai indikasi medis.
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan Boyong Golden Trophy 2025, GRC Jadi Kunci Layanan
-
Mengatasi Skrining BPJS Kesehatan Error dan Pengajuan Bantuan CS Resmi
-
Wajib Skrining BPJS Kesehatan Mulai September 2025, Ini Tujuan dan Caranya
-
Kapan Iuran BPJS Kesehatan Naik? Ini Penjelasan Pemerintah
-
Kalau Jadi Korban Kerusuhan Demo, Apakah Biaya Pengobatannya Ditanggung BPJS?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini