- Situs skrining BPJS Kesehatan alami kendala.
- Gunakan aplikasi Mobile JKN sebagai alternatif.
- Skrining untuk deteksi dini penyakit kronis.
Suara.com - Situs resmi skrining BPJS Kesehatan sempat mengalami beberapa kali kendala teknis yang membuat sebagian peserta kesulitan mengakses layanan.
Banyak yang melaporkan bahwa laman skrining hanya bisa diakses secara intermittent atau tidak konsisten, kadang normal, kadang tidak bisa dibuka sama sekali.
Situasi ini tentu membingungkan, terutama bagi Anda yang sedang membutuhkan layanan secara cepat. Maka penting untuk memahami cara mengatasi skrining BPJS error agar proses tidak tertunda.
Seperti diketahui, web skrining BPJS Kesehatan merupakan fasilitas daring untuk melakukan pemeriksaan mandiri. Peserta cukup menjawab sejumlah pertanyaan terkait kondisi kesehatan mereka, yang nantinya berguna untuk deteksi dini penyakit kronis.
Hasil skrining ini juga sering dijadikan syarat administratif tertentu dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bila akses terhambat karena masalah teknis, maka proses preventif maupun administratif bisa ikut tertunda.
Apakah Situs Skrining BPJS Kesehatan Error?
Pantauan terakhir menunjukkan situs skrining BPJS Kesehatan berjalan normal. Peserta dapat membuka halaman, mengisi formulir, hingga menyelesaikan seluruh tahap tanpa hambatan.
Tidak ada pengumuman resmi di laman BPJS yang menyatakan layanan sedang dalam perbaikan. Namun, gangguan bersifat lokal tetap bisa terjadi, misalnya karena jaringan internet pengguna atau lonjakan traffic di jam tertentu.
Cara Mengatasi Skrining BPJS Error
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan Lewat Hp, Pakai Whatsapp dan Tenpa Internet
Bila Anda menemukan kendala saat mencoba mengisi skrining, ada beberapa langkah yang dapat membantu memperlancar prosesnya.
1. Pastikan Koneksi Internet Stabil
Internet yang lambat atau sering terputus bisa membuat halaman gagal termuat. Usahakan menggunakan jaringan Wi-Fi atau data seluler dengan sinyal kuat sebelum memulai proses skrining.
2. Periksa Ulang Alamat Situs
Salah ketik URL juga bisa jadi penyebab laman tidak terbuka. Pastikan Anda memasukkan alamat resmi web skrining BPJS Kesehatan.
3. Hindari Jam Sibuk
Akses di jam-jam padat, misalnya pagi hari atau menjelang tenggat waktu administrasi berisiko membuat server penuh. Cobalah mengakses di waktu senggang seperti malam hari.
4. Gunakan Aplikasi Mobile JKN
Jika situs web tetap bermasalah, Anda bisa beralih ke aplikasi Mobile JKN yang tersedia di App Store maupun Play Store. Aplikasi ini lebih stabil dan bisa digunakan kapan saja.
Alternatif Skrining Melalui Mobile JKN
Selain situs resmi, aplikasi Mobile JKN menyediakan fitur skrining kesehatan yang fungsinya sama. Berikut langkah-langkahnya.
- Unduh aplikasi Mobile JKN.
- Login menggunakan nomor kartu JKN/NIK dan tanggal lahir.
- Pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan”.
- Jawab pertanyaan dengan pilihan Ya atau Tidak.
- Tekan Submit setelah semua pertanyaan selesai dijawab.
- Tunggu konfirmasi bahwa data skrining Anda sudah terkirim.
Menggunakan aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu cara mengatasi skrining BPJS error yang cukup efektif. Selain lebih cepat, aplikasi ini juga tidak terlalu terpengaruh oleh traffic tinggi seperti di situs web.
Kontak Resmi CS BPJS
Jika Anda masih mengalami kendala dalam menggunakan akun BPJS, cobalah menghubungi nomor telepon resmi CS BPJS berikut: 021 4212938.
Peluang bantuan mungkin lebih besar jika Anda menghubungi petugas BPJS di wilayah setempat. Berikut adalah beberapa kontak CS BPJS sesuai lokasinya.
- CS BPJS Jogja: 0274 021165
- CS BPJS Jakarta: (021) 5322630
- CS BPJS Bandung: 022-7102732
Dengan memahami cara mengatasi skrining BPJS error, Anda bisa tetap melanjutkan proses pemeriksaan kesehatan tanpa harus menunggu situs web benar-benar normal kembali. Baik menggunakan browser maupun aplikasi Mobile JKN, yang terpenting adalah memastikan data kesehatan Anda tercatat demi keberlanjutan manfaat program JKN.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Wajib Skrining BPJS Kesehatan Mulai September 2025, Ini Tujuan dan Caranya
-
Ciptakan Inovasi Digital JKN, BPJS Kesehatan Peroleh Penghargaan Bergengsi
-
Luka Akibat Demonstrasi Apakah Ditanggung BPJS?
-
Kapan Iuran BPJS Kesehatan Naik? Ini Penjelasan Pemerintah
-
MAW Talk Awards 2025, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Lembaga Publik Paling Berpengaruh
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
2 Kebun Binatang di Yogyakarta Ini Tawarkan Paket Bukber Kids Friendly, Cek Harga Tiketnya!
-
5 Lip Tint Transferproof yang Awet Dipakai Makan Gorengan, Mulai Rp17 Ribuan
-
Gamis Bini Orang Seperti Apa? Konon Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
Tidak Tarawih karena Kerja Shift Malam, Berdosa atau Tidak? Begini Penjelasan Ustaz
-
Viral Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas, Berapa Uang Saku LPDP Luar Negeri?
-
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar
-
Nonton Video Mukbang saat Puasa, Bisa Mengurangi Pahala? Ini Kata Ustaz
-
72 Jam Nonstop! Modinity Raya Festival Hadir dengan Konsep Baru untuk Belanja Ramadan Lengkap
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Februari 2026, Hoki Menanti di Akhir Pekan
-
Terpopuler: Batasan Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri, Mudik Gratis DKI Jakarta Dibuka