5. Pengaruh Kafein / Pewarna / Bahan Tambahan
Beberapa permen juga mengandung pewarna, bahan tambahan, atau zat perangsang ringan yang bisa memicu hiperaktifitas pada anak, yang pada akhirnya bisa memperbesar kemungkinan tantrum.
Tips Mengurangi Dampak Permen agar Anak Tidak Sering Tantrum
- Tetapkan batasan yang jelas: misalnya permen hanya sesekali, setelah makan, atau dalam kondisi khusus.
- Jangan gunakan permen sebagai "pelipur Lara" agar anak tidak over-minta. Alihkan perhatian dengan aktivitas menyenangkan lain.
- Perkenalkan makanan sehat dan snack bergizi yang lebih menarik agar anak tidak terlalu fokus ke hal manis.
- Jelaskan dengan bahasa yang sesuai usia, kenapa terlalu banyak permen tidak baik, efeknya bagi kesehatan gigi, tubuh, dll.
- Konsisten dalam aturan: jika Anda bilang "tidak hari ini", jangan berubah-ubah supaya anak belajar bahwa batasan itu penting.
- Hindari membawa permen ke tempat tujuan jika memang niatnya dibatasi, kurang godaan bisa membantu.
Permen sendiri bukan penyebab langsung dari tantrum, tapi bisa menjadi pemicu dalam kondisi tertentu, terutama bila dikonsumsi secara berlebihan, tanpa batasan, atau sebagai pengganti makanan.
Kasus Ameena memperlihatkan bahwa terlalu sering memberi permen dapat memicu perilaku emosional pada anak, sampai orang tua harus melakukan intervensi. Dengan pengasuhan yang konsisten, batasan yang jelas, serta pilihan makanan sehat, permen bisa tetap dinikmati sesekali tanpa menjadi sumber konflik.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi