- Bethsaida Healthcare memenangkan "Clinical Ecosystem of the Year – Indonesia" pada Healthcare Asia Awards 2026 di Singapura.
- Keberhasilan ini didukung oleh penerapan ekosistem klinis terintegrasi yang menghubungkan berbagai lini layanan kesehatan secara efisien.
- Transformasi digital, termasuk AI dan rekam medis elektronik, diterapkan untuk meningkatkan keselamatan pasien dan akurasi diagnosis.
Suara.com - Di era modern, layanan kesehatan tidak lagi hanya soal mengobati penyakit, tetapi bagaimana menghadirkan sistem yang terintegrasi, berbasis teknologi, serta berfokus pada keselamatan dan pengalaman pasien.
Inovasi pelayanan medis, penerapan transformasi digital, hingga peningkatan kualitas patient care dan patient safety kini menjadi fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.
Hal inilah yang mendorong berbagai institusi kesehatan berlomba menghadirkan terobosan nyata, termasuk Bethsaida Healthcare yang kembali menorehkan prestasi internasional.
Dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026 yang diselenggarakan di Marina Bay Sands, Bethsaida Healthcare berhasil meraih penghargaan “Clinical Ecosystem of the Year – Indonesia”.
Pengakuan ini menjadi bukti bahwa transformasi layanan kesehatan berbasis ekosistem terintegrasi mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas sistem kesehatan secara menyeluruh.
Penghargaan ini juga menegaskan pentingnya inovasi yang tidak hanya bersifat teknologi, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan, keselamatan pasien, hingga kontribusi terhadap masyarakat luas.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendekatan ekosistem yang menghubungkan berbagai lini layanan kesehatan dalam satu sistem yang terkoordinasi, mulai dari rumah sakit, klinik, laboratorium, hingga layanan farmasi.
Dengan sistem ini, pasien tidak lagi menghadapi layanan yang terpisah-pisah, melainkan mendapatkan pengalaman perawatan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkesinambungan.
CEO Bethsaida Healthcare, Norman Daulay, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan perubahan besar dalam dunia kesehatan.
Baca Juga: Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
“Kami mengucapkan syukur kepada Tuhan atas anugerahNya kami menerima pencapaian ini. Penghargaan ini mencerminkan sebuah perubahan mendasar dalam dunia kesehatan, dari layanan yang terfragmentasi menjadi ekosistem klinis yang terintegrasi," kata dia.
Di Bethsaida Healthcare, lanjut Norman, membangun jaringan layanan yang menghubungkan pencegahan, diagnosis, pengobatan, hingga pemulihan dalam satu perjalanan pasien yang menyeluruh dan berkesinambungan.
Transformasi ini semakin diperkuat dengan penerapan teknologi melalui konsep Smart Hospital Ecosystem. Integrasi rekam medis elektronik memungkinkan tenaga medis mengakses data pasien secara real-time, sementara pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) membantu proses diagnosis dan pengambilan keputusan klinis menjadi lebih cepat dan akurat.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga secara signifikan memperkuat aspek patient safety dengan meminimalkan risiko kesalahan medis.
Di sisi lain, kualitas patient care juga ditingkatkan melalui pendekatan patient-centered care, di mana seluruh layanan dirancang berdasarkan kebutuhan pasien.
Dengan sistem clinical pathway yang terintegrasi di berbagai unit seperti Bethsaida Hospital Gading Serpong, Bethsaida Hospital Serang, Bethsaida Clinic, hingga Seraphim Medical Center, pasien mendapatkan pengalaman perawatan yang lebih nyaman, terarah, dan terkoordinasi dengan baik antar tenaga medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua