Indotnesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (7/6/2022). Penggeledahan menyasar Kantor Walikota dan beberapa ruangan lainnya.
Kemarin, KPK melakukan penggeledahan selama kurang lebih 7 jam. Penggeledahan dimulai pukul 11.30 siang dan baru selesai pukul 18.55 WIB semalam.
Sasaran utama tentu ruang kerja Haryadi Suyuti, yang menjadi tersangka kasus suap. Selanjutnya, sasaran lain yaitu ruang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jogja.
Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman juga ikut disisir dalam giat lembaga antirasuah itu.
Giat penggeledahan di Balai Kota Yogyakarta tersebut juga dibenarkan oleh Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri.
"Di antaranya benar (sasaran penggeledahan) ruang kerja Wali Kota Yogyakarta," kata Ali dikutip dari Suara.com, Selasa (7/6/2022).
Masih dari Suara.com, dari hasil giat, petugas yang menggeledah terlihat membawa tumpukkan berkas hingga koper yang diduga berisi barang bukti dokumen terkait kasus suap.
Selain penggeledahan, KPK juga melakukan penyegelan di beberapa ruangan, termasuk ruang kerja Wali Kota Yogyakarta.
"Sesaat setelah dilakukan tangkap tangan oleh Tim KPK langsung dilakukan pemasangan stiker segel KPK," ungkap Ali Fikri.
Selain Bali Kota Yogyakarta, lembaga antirasuah itu juga melakukan penggeledahan di Kantor PT Summarecon Agung Tbk, kemarin (7/6/2022). Hasil penggeledahan menemukan sejumlah uang serta berkas yang diduga berkaitan dengan barang bukti kasus suap.
Sebelumnya, KPK resmi menetapkan mantan Walikota Jogja, Haryadi Suyuti sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan atas kasus suap permintaan izin mendirikan bangunan (IMB), yaitu apartemen Royal Kedhaton yang berada di kawasan Malioboro.
Tiga tersangka lain, yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta, Nurwidhihartana (NWH), Sekretaris Pribadi sekaligus ajudan Haryadi, Triyanto Budi Yuwono (TBY) jadi tersangka kasus sama, dan tersangka penyuap Vice President Real Estate PT Summarecon Agung, Oon Nusihono.
Dalam kasus suap tersebut minimal Haryadi telah mendapat uang dari Oon Nusihono sebesar Rp50 juta yang diterima secara bertahap. Hingga saat ini, KPK masih melakukan penyelidikan terkait kasus suap apartemen tersebut.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Asal-Usul Lima Koper Uang Rp5 Miliar Dalam Perkara Bea Cukai
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
-
4 Bahan Baju Lebaran yang Harus Dihindari, Bikin Gerah jika Dipakai
-
Benarkah MV 'Go' BLACKPINK untuk Menyambut Dajjal?
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk
-
Femisida dan Pergeseran Narasi dalam Kasus UIN Suska
-
Bikin Tarawih Makin Khusyuk: 5 Masjid Favorit di Jogja yang Wajib Kamu Coba
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Maret: Klaim 400 Rank Up dan Kartu Ramadan 117 Gratis