/
Sabtu, 05 November 2022 | 11:26 WIB
Teh melati bermanfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya meningkatkan daya ingat. (Pexels/Julia Filirovska)

Indotnesia - Ada banyak minuman racikan teh di dunia, salah satunya teh melati. Bahkan minuman ini kerap kita jumpai di supermarket atau restoran dengan berbagai merek.

Campuran dari daun teh hijau dan bunga melati ini ternyata bermanfaat bagi tubuh, seperti misalnya meningkatkan kinerja otak sehingga bikin kita nggak cepat lupa.

Berikut 7 manfaat teh melati atau jasmine tea seperti dilansir dari Healthline:

Menangkal Radikal Bebas

Teh melati penuh dengan antioksidan dan senyawa nabati yang dikenal sebagai polifenol. Senyawa tersebut bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh yang berfungsi untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Daun teh hijau juga mengandung epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat membantu penurunan berat badan dan mengontrol gula darah.

Melindungi Jantung

Polifenol dalam teh melati juga bisa membantu melindungi jantung. Sebuah analisis dari 5 penelitian menemukan orang yang minum 3 cangkir atau 710 ml teh hijau setiap hari, rata-rata memiliki risiko penyakit jantung 21% lebih rendah.

Selain itu, teh hijau pada teh melati juga dapat menurunkan risiko stroke. Dalam penelitian menyebutkan, orang yang minum 1-3 cangkir teh (237-710 ml) memiliki risiko 19% lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang minum teh kurang dari 1 cangkir.

Baca Juga: Mengenal Raja Ali Haji, Sang Ulama Berjuluk Bapak Bahasa Indonesia

Meningkatkan Kesehatan Mulut

Teh melati yang berasal dari teh hijau memiliki katekin, polifenol yang membantu melindungi mulut dari kerusakan gigi, seperti gigi berlubang. Kandungan tersebut membunuh bakteri pembentuk plak seperti Streptococcus mutans.

Dalam penelitian terhadap 15 orang, larutan yang mengandung katekin pada teh hijau mampu menghentikan produksi asam Streptococcus mutans ketika dioleskan ke gigi.

Meningkatkan Fungsi Otak

Teh melati juga mengandung kafein yang merangsang sistem saraf dengan memblokir penghambat adenosin neurotransmitter, bahan kimia yang mengirimkan sinyal antara otak dan tubuh Anda.

Adenosin ini membantu tubuh menjadi rileks. Selain itu, kafein juga meningkatkan kinerja otak sehingga kamu menjadi lebih waspada dan berenergi, serta meningkatkan memori jangka pendek.

Load More