Indotnesia - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi menetapkan arak bali sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 414/P/2022 tentang Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2022.
Penetapan arak bali sebagai WTWB, Gubernur Bali I Wayan Koster meminta masyarakat agar konsisten menjaga warisan leluhur tersebut.
“Dengan ditetapkan sebagai WBTb, arak bali telah mendapat pengakuan dan legitimasi kuat bahwa warisan leluhur ini harus kita jaga secara bersama-sama dengan kuat dan konsisten, serta diberdayakan secara ekonomi menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tuturnya seperti dikutip dari Antara.
Melansir VOI, minuman yang masuk dalam kategori world spirit itu adalah minuman golongan C. Yaitu arak yang dibuat melalui proses penyulingan dengan kandungan alkohol 25 - 45 persen.
Karena itu dia meminta agar pembuatan arak bali dengan proses penyulingan tradisional tersebut tetap dilestarikan dan tidak diubah-ubah secara bebas agar keasliannya tetap terjaga.
Kostar juga menyebut akan menindak tegas pelaku yang membuat arak bali yang tidak sesuai aturan karena akan merusak tradisi.
“Masyarakat tidak diperbolehkan membuat arak (dari) gula dengan proses fermentasi, karena akan merusak tradisi arak Bali, jika melanggar akan ditindak tegas,” tegasnya.
Dia Juga mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengembangan, promosi, pembinaan, serta pengawasan terhadap wine bali tersebut.
Baca Juga: Diserang Fans Gara-gara Roasting Leslar, Begini Tanggapan Kiki Saputri
Arak bali masuk sebagai WBTB berbarengan dengan 9 warisan budaya lainnya, dari berbagai provinsi di Indonesia, yaitu uyah (garam), Amed, jaja laklak, lontar Bali, sate lilit karya pemijilan Ida Bhatara Sakti Ngerta Gumi, berko, Mejaran-jaranan, dan sayur serombotan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
Bingung Pilih Toyota Avanza atau Rush Biar Tabungan Tak Terkuras? Ini Dia yang Paling Menguntungkan
-
Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry
-
Buku American Born Chinese, Krisis Identitas Generasi Kedua
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia