Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang berlangsung 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang.
Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah keberadaan Timnas Israel yang menjadi salah satu kontestan.
Seperti diketahui, kelolosan Timnas Israel dan akan bermain di Indonesia sempat menjadi perbincangan terkait dengan keamanan mereka.
Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberi jaminan keamanan untuk Timnas Israel.
"Kalau kami tidak bisa mengambil posisi menjamin, mengamankan, ya mungkin Indonesia jangan lagi bidding event-event internasional," kata Erick yang dilansir dari akun Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, jika Piala Dunia U-20 saja tidak siap, seharusnya tidak ikut bidding sejak awal.
"Daripada kita memalukan diri kita kepada seluruh dunia. Jadi kita harus melayani siapapun tamu-tamu yang hadir," ujarnya.
"Sesuatu yang tidak sesuai dengan amanat Konstitusi, yang menolak segala bentuk penjajahan, termasuk penjajahan Israel atas Palestina," tambah dia.
Postingan pernyataan Erick Thohir itu langsung mendapat tanggapan beragam dari warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Duar! WC Kamar Mandi Meledak, Emak-Emak di Klender Luka Bakar
"Ini olahraga kawan bukan politik," tulis @ular.fc.
"Suporter Indonesia juga siap menyambut dngan segala kearifan lokal dan tradisinya pak," tambah @hanief_santri91.
"Indonesia lagi "was-was"," tambah @v4ntoyarum.
Lebih lanjut, Eks presiden Inter Milan itu mengaku akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal keikutsertaan Israel.
"Karena itu kita melakukan kerja sama dengan banyak pihak termasuk pemerintah seperti Kemenlu dengan juga Kemenkopolhukam," tegas Erick Thohir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel