Rekam Jejak Bobby Nasution
Bobby Nasution merupakan suami dari anak Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu. Ia merupakan mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Perseo) IV yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan.
Menantu Presiden Jokowi ini sebelumnya sempat menjabat sebagai manajer klub sepak bola Medan Jaya pada 2014. Sebelumnya, pada 2013, Bobby telah merintis usaha Veteran Cafe yang berlokasi di samping Wali Kota Binjai.
Rekam jejak Bobby pernah menduduki jabatan sebagai komisaris PT Wirasena Cipta Reswara. Ia juga memiliki saham Rp 1.53 miliar di PT Pilar Wirasena Sinergi, perusahaan dalam bidang pertanian produk beras.
Sosoknya juga sempat menjadi Direktur Pemasaran Takke Group. Tak hanya itu, Bobby juga pernah terlibat dalam bisnis properti pada 2011, yakni proyek Malioboro City di Yogyakarta.
Rekam Jejak Kaesang Pangarep
Kaesang Pangarep merupakan putra bungsu Presiden Jokowi yang baru-baru ini turut terjun ke dunia politik. Saat ini ia resmi menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Kaesang resmi menjadi kader PSI setelah menerima kartu tanda anggota (KTA) di kediaman Jokowi yang berada di kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (23/9/2023).
Sama seperti ayah dan kakak-kakaknya, ia memulai kariernya di dunia bisnis. Bisnis miliknya meliputi Sang Pisang, di mana bisnis ini dirintisnya bersama dengan rekannya yang bernama Ansari Kadir.
Baca Juga: Dekat Jokowi Tapi Berani Pilih Ganjar-Mahfud daripada Gibran, Berapa Gaji Ahok di Pertamina?
Bisnis lain yang dijalankan oleh Kaesang adalah Mangkok Ku, sebuah restoran yang menyajikan menu rice bowl. Bisnis itu dijalankan Kaesang bersama dengan kakaknya, Gibran.
Adapun bisnis lain milik Kaesang sebelum ia terjun ke dunia politik yaitu ternak Kopi, Kemripik, dan Madhang.id. Ia juga diketahui menjadi salah satu pemilik saham Persis Solo.
Rekam Jejak Anwar Usman
Anwar Usman merupakan hakim yang menduduki jabatan sebagai Ketua MK ke-6. Jabatan tersebut ia emban sejak 2 April 2018. Sebelumnya, ipar Jokowi ini pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MK.
Anwar sempat mengenyam pendidikan di sekolah guru agama. Sosoknya kemudian mengawali kariernya sebagai seorang guru honorer.
Selanjutnya, kariernya di bidang hukum baru dimulai pada tahun 1984 usai menyandang gelar Sarjana Hukum. Pada tahun itu, Anwar mencoba peruntungan untuk mengikuti tes calon hakim. Ia lolos seleksi dan diangkat menjadi calon hakim Pengadilan Negeri Bogor pada 1985.
Kariernya semakin menanjak sampai akhirnya ia berpindah ke Mahkamah Agung (MA). Selama di MA, Anwar pernah menjabat beberapa jabatan seperti Asisten Hakim Agung (1997-2003), dan Kepala Biro Kepegawaian MA (2003-2006).
Pada tahun 2005, ia diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta dengan masih tetap bekerja sebagai Kepala Biro Kepegawaian.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Latihan, Hukum dan Peradilan MA periode 2006-2011.
Anwar resmi menjadi hakim konstitusi setelah mengucapkan sumpah di hadapan Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta pada 2011 lalu. Ia kemudian terpilih sebagai Wakil Ketua MK periode 2015-2017. Barulah pada tahun 2018, ia terpilih sebagai Ketua MK.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Dekat Jokowi Tapi Berani Pilih Ganjar-Mahfud daripada Gibran, Berapa Gaji Ahok di Pertamina?
-
Gibran Resmi Diusung Golkar Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin: Selamat Mas
-
Gibran Resmi Diusung Jadi Cawapres, Prabowo-Airlangga Gantian Sambangi Istana
-
Prabowo Sanjung Golkar Yang Legowo Tak Jadi Usung Airlangga Jadi Capres Atau Cawapres
-
Gibran Diambang Cawapres Prabowo, Erick Thohir Ziarah Ke Makam Ayah
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024