Suara.com - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merespons laporan dugaan kecurangan Pemilu dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Di mana, salah satu laporan TKN Prabowo-Gibran menuding Cak Imin telah melakukan kecurangan Pemilu dengan melibatkan tenaga pendamping desa sebagai relawan.
Cak Imin menilai apa yang disampaikan oleh TKN Prabowo-Gibran merupakan laporan yang mengada-ada.
"Itu mengada-ada, seolah-olah ada, padahal itu gaya kampanye tim itu (TKN)," kata Cak Imin kepada wartawan di Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (14/1/2024).
- Anies Baswedan Nikahi Sepupu Sendiri, Begini Kisah Cintanya Bersama Fery Farhati
- Relawan SAKTI se-Jateng Kondolidasi dengan Gibran, Diminta untuk Kampanye secara Santun
Ketua Umum PKB itu mengaku sudah mengetahui laporan TKN Prabowo-Gibran. Namun sejauh ini, Cak Imin tidak akan terlalu memikirkan hal tersebut.
"Setelah saya baca nggak ada kaitan sama sekali, santai kita nanggepinnya, itu haya kampanye mereka aja," ujar Cak Imin.
Sebelumnya, TKN Prabowo-Gibran menyoroti banyaknya keterlibatan Tenaga Pendamping Desa dalam launching 1 juta Jubir Desa yang tergabung dalam Barisan Relawan Desa AMIN (Balad AMIN).
Cak Imin diduga telah melibatkan para tenaga pendamping desa tersebut.
"Bahkan ada salah seorang Sekretaris Desa yang merangkap sebagai Tenaga Profesional Pendamping Desa, dan memposting kegiatan 1 Juta Jubir Desa di akun Facebooknya," kata tim hukum dan advokasi TKN Ali Lubis dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2024).
Baca Juga: Kalau Pilpres Dua Putaran, Cak Imin Mau Terbuka Koalisi dengan Kubu Ganjar-Mahfud
Ali menilai tidak sepatutnya tenaga pendamping desa dilibatkan dalam struktur tim untuk kampanye.
"Merujuk Peraturan Menteri Desa PDTT No. 19 tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pendampingan Masyarakat Desa, disebutkan tugas Pendamping Desa adalah memberdayakan masyarakat desa dan peningkatan sumber daya desa. Bukan menjadi jubir desa, membantu pemenangan Paslon tertentu," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kalau Pilpres Dua Putaran, Cak Imin Mau Terbuka Koalisi dengan Kubu Ganjar-Mahfud
-
Anies Kritik Pemerintah Baik Hati Beri Tanah ke Pengusaha Besar Tapi Pelit ke Rakyat Kecil
-
Anies Baswedan Diunggulkan Jadi Presiden, Debat Kadin Jadi Puncaknya!
-
Anies Baswedan Buktikan Popularitasnya, Disambut Meriah Anak-Anak!
-
Nenek Gen Z Fanatik Anies Baswedan, Cucunya Malah Dukung Prabowo, Ini yang Terjadi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi