Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti pernyataan dari mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta untuk tidak mentersangkakan Anies Baswedan meski ada anggapan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang tidak menyukai Anies Baswedan.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menilai bahwa SBY jadi turun kelas usai tak lagi menjabat sebagai presiden.
"Kasian lihat orang ini, habis jadi presiden turun kelas jadi provokator," ungkap Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Selasa (27/6).
Lebih lanjut, Chusnul Chotimah juga mengatatakan kemungkinan bahwa SBY pernah menggunakan hukum demi kepentingan sendiri.
"Mungkin saat jadi presiden dia pernah menggunakan hukum untuk kepentingan dia, jadi mengira Jokowi akn melakukan hal yang sama, padahal belum tentu semua orang serendah dia," ujarnya.
Selain itu, Chusnul Chotimah juga mengatakan bahwa dirinya enggan mendukung Anies Baswedan atau Prabowo Subianto yang dianggap pernah satu barisan dengan SBY.
"Itulah kenapa saya pendukung Jokowi ga mau dukung Anies atau Prabowo, Karena ga ingin satu barisan dengan mereka yang suka menghina, merendahkan bahkan memfitnah Jokowi. Itu sebagai bentuk kecintaan saya pada Jokowi," tandasnya.
Sementara itu, pernyataan SBY itu diketahui disampaikan melalui bukunya yang berjudul 'Presiden 2024 dan Cawe-Cawe Presiden Jokowi'.
Baca Juga: Mario Dandy Bantah Kesaksian AG di Sidang Kasus Penganiayaan David Ozora
Berita Terkait
-
Keresahan SBY di Buku 'Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Jokowi': Isu Jegal Anies sampai PK Moeldoko
-
Heru Budi Cuma Gunting Pita? Anies Bongkar Pekerjaan Sunyi Lanjutkan Proyek Sodetan Ciliwung: Terlihat Tidak Dikerjakan
-
Dianggap Mangkrakkan Proyek Sodetan Ciliwung Jokowi, Anies Beri Klarifikasi: Itu Mandek Bertahun-tahun Nggak Ada Statusnya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi