Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengatakan demokrasi tidak melarang Rocky Gerung mengutarakan pendapat dengan mengucapkan kata makian kepada Presiden Joko Widodo.
"Mungkin demokrasi mengizinkan Rocky Gerung untuk bermain rendah dengan menghina Pak Jokowi secara personal dengan secara khusus menyebutnya bajingan yang tolol," kata Dedek dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).
Karena itu, Dedek mengajak masyarakat agar melawan narasi-narasi bernada penghinaan itu dengan cara yang lebih elegan.
"Tapi kita sebagai orang yang beradab, intelektual, dan berilmu tentu harus melawan narasi tersebut dengan elegan," sambungnya.
Sebelumnya, pengamat politik Rocky Gerung melakukan orasi politik dalam acara "Aliansi Aksi Sejuta Buruh Siap Lawan Omnibus Law".
Di satu pernyataannya, Rocky Gerung memberi penilaian terhadap Jokowi sebagai presiden Indonesia yang memiliki ambisi besar.
“Begitu Jokowi kehilangan kekuasaannya, dia jadi rakyat biasa. Enggak ada yang peduli nanti. Tetapi ambisi Jokowi adalah mempertahankan legacy-nya tuh,” katanya.
Salah satu ambisi yang disinggung oleh Rocky Gerung adalah proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Belakangan, Jokowi terlihat menyambangi China untuk mengajak para investor negeri Xi Jinping itu.
“Dia masih pergi ke China. Dia nawarin IKN. Dia masih mondar-mandir dari koalisi ke koalisi lain. Untuk mencari kejelasan nasibnya tuh. Dia memikirkan nasibnya sendiri. Dia enggak pikirin nasib kita,” tuturnya.
Dalam konteks proyek IKN itulah Rocky Gerung mengatakan kata "bajingan yang tolol". Lebih lanjut, dosen ilmu filsafat itu mengutarakan pendapat politiknya seraya membakar semangat para buruh di acara tersebut.
“Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan yang pinter. Dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat. Tapi bajingan yang tolol itu sekaligus bajingan yang pengecut. Ajaib, bajingan tapi pengecut. Jadi teman-teman kita harus lantangkan ini,” tukas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua
-
Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding
-
3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam